Bukan Lagi Tempat Update Status, Facebook di Mata Gen Z Teryata Digunakan untuk Ini

Imron Arlado • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 19:17 WIB
Facebook Bukan Tempat Update Status Kalangan Gen Z (faebook.id.aptoide.com)
Facebook Bukan Tempat Update Status Kalangan Gen Z (faebook.id.aptoide.com)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Tampilan antarmuka berlatar biru khas Facebook tak lagi dipenuhi oleh unggahan status harian atau foto kegiatan anak muda. Bagi Gen Z, era membagikan keluh kesah maupun rutinitas di masa platform Meta ini telah lama usai. Meski begitu, aplikasi yang sempat populer di era 2000-an tersebut belum sepenuhnya ditinggalkan oleh anak muda.

Hingga pertengahan tahun 2026, terjadi pergeseran fungsi yang cukup signifikan di kalangan pengguna muda usia 18 hingga 25 tahun. Platform yang dahulu menjadi ruang ekspresi kini perlahan sepi, digantikan oleh keaktifan mereka di fitur Facebook Marketplace dan grup-grup komunitas hobi. Platform ini berubah peran dari jejaring sosial murni menjadi ruang jual-beli barang bekas (thrifting) serta perburuan barang-barang unik berharga miring.

Baca Juga: Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto Tambah 13 Titik Sumur JIAT

Fenomena ini dipicu oleh saturasi media sosial dan pergeseran tren komunikasi digital. Gen Z cenderung memilih platform berbasis video pendek untuk mencari hiburan atau membagikan aktivitas harian. Namun, untuk urusan transaksi barang bekas, kelengkapan algoritma lokal serta transparansi penjual di jejaring Facebook dinilai masih sulit ditandingi oleh platform lain.

Dinamika perubahan perilaku konsumen digital ini direspons positif oleh para pelaku usaha mikro dan pegiat komunitas lokal di berbagai kota besar. Integrasi fitur lokasi yang presisi memudahkan interaksi antara pembeli Gen Z dan penjual tanpa perlu melalui proses logistik yang rumit.

Perubahan tren ini menegaskan bahwa keberlanjutan sebuah platform digital tidak selalu bergantung pada fungsi utamanya saat dirancang. Kemampuan Facebook bertransformasi menjadi pasar digital informal terbukti mampu menjaga relevansinya di tengah sengitnya persaingan media sosial global saat ini. (IRMA)

 

Editor : Imron Arlado
pergeseran platform kalangan gen z Gen Z facebook