Rupiah Stabil di Rp17.735–Rp17.745 per Dolar AS

Imron Arlado • Dipublikasikan Minggu, 20 September 2026 | 18:46 WIB
Nilai tukar dolar hari ini tetap kuat, rupiah melemah tipis 0,05%.
Nilai tukar dolar hari ini tetap kuat, rupiah melemah tipis 0,05%

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Minggu, 20 September 2026, tercatat stabil di kisaran Rp17.735–Rp17.745 per USD. Pergerakan ini menunjukkan pelemahan tipis sekitar 0,05% dibandingkan penutupan sebelumnya. Stabilitas rupiah di tengah tekanan eksternal menjadi sorotan utama pelaku pasar, terutama menjelang keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia dan Federal Reserve.

Kurs JISDOR Bank Indonesia hari ini ditetapkan pada Rp17.745 per USD, sementara kurs tengah BI berada di Rp17.753 per USD. Data pasar real-time menunjukkan posisi rupiah di Rp17.740 per USD, turun tipis 0,05%. Kondisi ini menandakan bahwa rupiah masih mampu bertahan meski tekanan global cukup kuat.

Faktor eksternal yang memengaruhi pergerakan rupiah antara lain sikap kebijakan Federal Reserve. Pasar menunggu sinyal apakah The Fed akan tetap mempertahankan suku bunga tinggi atau mulai melonggarkan kebijakan. Sikap hawkish The Fed biasanya memperkuat dolar AS, sementara kebijakan dovish memberi ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk rupiah.

Baca Juga: Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, Bekali Bhabinkamtibmas dengan Sapu Gebyok

Kebijakan suku bunga Bank Indonesia juga menjadi penentu arah rupiah. BI Rate yang stabil diharapkan mampu menjaga kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia. Selain itu, neraca perdagangan yang masih mencatat surplus turut menopang kekuatan rupiah meski tekanan eksternal terus berlangsung.

Sentimen risiko global, termasuk ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga komoditas, juga memberi pengaruh besar terhadap pergerakan rupiah. Investor cenderung mencari aset aman seperti dolar AS ketika risiko meningkat, sehingga menekan mata uang negara berkembang. Namun, stabilitas ekonomi domestik menjadi faktor penahan pelemahan lebih dalam.

Secara keseluruhan, rupiah masih bergerak dalam rentang stabil meski menghadapi tekanan eksternal. Pasar menunggu kepastian arah kebijakan moneter baik dari Bank Indonesia maupun Federal Reserve. Jika kedua bank sentral mampu memberikan sinyal positif, rupiah berpotensi kembali menguat dalam beberapa pekan mendatang.

KALKY

Editor : Imron Arlado
dolar as rupiah hari ini nilai tukar dolar kurs dolar