JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kapal Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Laut Jawa saat dalam perjalanan dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal tersebut sempat mengalami kemiringan hingga akhirnya terbalik. Insiden ini terjadi setelah kapal menghadapi kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi.
Berdasarkan laporan terbaru, Virgo Transport 8 membawa 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak kapal. Kapal tersebut juga mengangkut 89 kendaraan. Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban yang belum ditemukan.
Baca Juga: Tim SAR Temukan Jasad Balita Diduga Korban Kecelakaan Kapal di Batam
Basarnas menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari nakhoda, kapal mengalami kemiringan setelah mendapatkan hantaman ombak dari sisi lambung kanan. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan.
Sebelum mengalami kecelakaan, kapal juga dilaporkan menghadapi cuaca buruk. Kondisi laut yang tidak bersahabat dengan gelombang sekitar 2–3 meter membuat proses pelayaran menjadi lebih sulit.
Meski faktor cuaca dan hantaman ombak telah disebut dalam laporan awal, penyebab keseluruhan kecelakaan belum dapat dipastikan. Kementerian Perhubungan menyatakan bahwa berbagai kemungkinan, termasuk faktor alam, teknis, manusia, serta pengaruh muatan kapal, masih perlu diperiksa lebih lanjut.
Karena itu, belum tepat jika kecelakaan tersebut langsung disimpulkan hanya disebabkan oleh satu faktor. Investigasi diperlukan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara menyeluruh.
Baca Juga: Mojokerto Dilanda Angin Kencang, Kecepatan Mencapai 48 Km per Jam
Operasi Pencarian Terus Berlangsung
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban yang masih belum ditemukan. Operasi melibatkan berbagai unsur, termasuk Basarnas, TNI AL, kapal-kapal bantuan, serta dukungan pencarian dari udara. Kondisi laut yang masih menantang menjadi salah satu kendala dalam proses evakuasi.
Data korban juga masih dapat berubah seiring berlangsungnya proses pencarian dan pendataan. Hingga perkembangan terbaru yang dilaporkan pada Senin, 14 September 2026, enam orang telah dikonfirmasi meninggal dunia dan lebih dari 100 orang berhasil dievakuasi, sementara korban lainnya masih dalam pencarian.
Baca Juga: Tersapu Angin Kencang, Dua Pohon di Kabupaten Mojokerto Tumbang
Kecelakaan Virgo Transport 8 menjadi perhatian besar karena kapal tersebut merupakan salah satu moda transportasi laut yang melayani rute antarpulau. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat melakukan investigasi secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab kecelakaan sekaligus memastikan aspek keselamatan pelayaran menjadi perhatian utama.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan Virgo Transport 8 belum ditetapkan secara resmi. Hantaman ombak dan cuaca buruk menjadi bagian dari informasi awal yang disampaikan, sedangkan faktor teknis, manusia, dan kondisi muatan masih perlu diperiksa melalui investigasi lebih lanjut.
FERDI
Editor : Imron Arlado