Harga Emas Hari Ini 16 Agustus 2026: Antam Stagnan, Pegadaian Naik

Imron Arlado • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 15:31 WIB
Harga emas hari ini stagnan di Antam Rp2.675.000 per gram
Harga emas hari ini stagnan di Antam Rp2.675.000 per grame

JAWA POS RADAR MOJOKIERTO - Harga emas hari ini, Minggu 16 Agustus 2026, menunjukkan pergerakan yang beragam di pasar domestik maupun global. Emas Antam stagnan di level Rp2.675.000 per gram, sementara Pegadaian mencatat kenaikan harga pada produk Antam, UBS, dan Galeri 24. Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang dipengaruhi faktor eksternal, terutama pelemahan dolar AS.

Harga buyback emas Antam tetap di Rp2.525.000 per gram, menandakan stabilitas di sisi penjualan kembali. Namun, di Pegadaian, harga buyback sedikit lebih rendah yakni Rp2.502.000 untuk Antam dan UBS, serta Rp2.515.000 untuk Galeri 24. Perbedaan ini menjadi pertimbangan penting bagi investor yang ingin menjual emas mereka.

Di pasar internasional, harga emas dunia naik 0,7% ke level US4.379,39 per ounce pada perdagangan Jumat (15/8/2026). Kenaikan ini dipicu oleh pelemahan dolar AS setelah rilis data inflasi yang memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga. Kondisi ini memberi dorongan positif bagi harga emas sebagai aset lindung nilai.

Baca Juga: Hormati Sejarah, Pelajar Kabupaten Mojokerto Sambangi para Veteran dan Pejuang Kemerdekaan

Pergerakan harga emas di Indonesia juga dipengaruhi oleh tren global tersebut. Meski harga Antam stagnan, kenaikan di Pegadaian menunjukkan adanya permintaan yang cukup kuat di pasar ritel. Investor lokal tampaknya merespons sinyal penguatan emas dunia dengan meningkatkan pembelian.

Selain faktor global, kondisi ekonomi domestik turut berperan. Stabilitas harga bahan bakar dan komoditas lain membuat emas tetap menjadi instrumen investasi yang menarik. Dengan buyback yang relatif stabil, emas masih dianggap sebagai aset aman di tengah ketidakpastian ekonomi.

Kenaikan harga di Pegadaian juga bisa dikaitkan dengan strategi distribusi dan permintaan masyarakat. Produk UBS dan Galeri 24 yang lebih fleksibel dalam ukuran dan harga menjadi pilihan bagi investor kecil maupun menengah. Hal ini memperlihatkan diversifikasi pasar emas di Indonesia.

Baca Juga: Pesona Ranu Manduro: Sabana Hijau dengan Latar Gunung Penanggungan dan Welirang

Bagi investor jangka panjang, tren penguatan emas dunia menjadi sinyal positif. Dengan harga yang terus mendekati level tertinggi, emas berpotensi memberikan keuntungan lebih besar jika tren pelemahan dolar AS berlanjut. Namun, tetap diperlukan kewaspadaan terhadap kemungkinan perubahan kebijakan moneter global.

Harga emas hari ini mencerminkan keseimbangan antara stabilitas dan kenaikan. Antam stagnan, Pegadaian naik, dan dunia menguat. Kondisi ini memberi gambaran bahwa emas masih menjadi aset yang relevan untuk investasi, baik jangka pendek maupun panjang.

Investor disarankan untuk membandingkan harga di berbagai platform sebelum membeli atau menjual emas. Dengan perbedaan harga yang cukup signifikan antara Antam dan Pegadaian, strategi investasi yang tepat akan menentukan keuntungan maksimal.

KALKY

Editor : Imron Arlado
harga buyback emas antam investasi emas harga emas emas antam