Mengenal Frugal Living: Gaya Hidup Hemat yang Sering di Salah Artikan

Imron Arlado • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 12:03 WIB
Frugal living dapat mengajarkan kita untuk merasa cukup dan berhemat untuk menjamin ketenangan dan masa depan yang stabil.
Frugal living dapat mengajarkan kita untuk merasa cukup dan berhemat untuk menjamin ketenangan dan masa depan yang stabil.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Frugal living adalah gaya hidup yang menekankan kesadaran penuh terhadap pengeluaran dengan mengutamakan nilai dan manfaat jangka panjang suatu barang.

Konsep ini bukan hanya sekedar cara untuk menghemat uang, tetapi sebuah strategi dalam mengatur uang secara stabil untuk jangka panjang. Di tengah ekonomi saat ini, tren Frugal living semakin banyak diminati oleh masyarakat.

Banyak orang menyamakan tren gaya hidup ini dengan sifat pelit. Padahal, gaya hidup ini lebih berpusat pada nilai suatu barang, seperti memilih membeli tas mahal yang berkualitas dan tahan bertahun-tahun daripada membeli tas murah yang cepat rusak.

Menerapkan Frugal living secara konsisten juga membawa dampak positif bagi masa depan.

Uang hasil menghemat bisa untuk ditabung atau diinvestasikan untuk masa depan. Selain itu, memiliki simpanan uang untuk kondisi darurat juga membuat hidup lebih tenang. Dengan Mengutamakan kebutuhan, juga dapat menghindarkan anda dari jeratan hutang demi membeli barang yang mahal hanya karena gengsi.

Baca Juga: Nasi Jagung Terasa Lebih Lezat Jika Dinikmati dengan Suasana Pegunungan, Coba Saja di Warung Tegal Watu Pacet

Bagi anda yang tertarik untuk memulai Frugal living, anda harus bisa membedakan antara kebutuhan mendesak dan keinginan sesaat sebelum memutuskan untuk membeli.

Gaya hidup Frugal living ini dapat melatih kita untuk merasa cukup, konsisten dan kebijaksanaan dalam mengelola uang. FIRLY 

Editor : Imron Arlado
mengutamakan kebutuhan Gaya hidup hemat Gaya Hidup Gen Z gaya hidup Frugal Living