JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Jika anda sering membuka Tiktok atau Instagram belakang ini, anda pasti familiar dengan kimpul. Sebenarnya dari mana asal usul tren ini?
Belakangan ini kimpul menjadi viral karena seorang konten kreator asal Bantul, Yogyakarta, lewat akun Tiktok @black.sheep8208. Kreator ini kerap membagikan video memasak hidangan ala Barat maupun hidangan yang sedang viral.
Baca Juga: Pendapatan Daerah Kabupaten Mojokerto Berkurang hingga Rp 220 Miliar
Menu-menu yang dimasak disulap menggunakan bahan dasar kimpul. Mulai dari Mashed Kimpul, Cikimpul, Dumpling Kimpul, hingga Kimpul Chewy Cookie.
Keunikan videonya, ada pada saat membagikan resep serta pembawaan ekspresinya yang super datar dan tenang. Setiap kali ia kehabisan bahan utama seperti kentang, pasta, atau marshmallow, ia akan mengucapkan kalimat andalannya "..., tapi karena tidak punya kentang jadi saya ganti kimpul." Pengulangan kalimat yang konsisten di setiap video yang di upload akhirnya menjadi ingatan di benak para penontonnya.
Akhirnya kalimat "Saya ganti kimpul" menjadi komedi yang populer di media sosial. Netizen Indonesia, sangat menyukai humor yang bernuansa plesetan dan ketidakselarasan. Selain itu, bagi sebagian orang yang tidak familiar dengan kimpul akhirnya ikut mencari tahu apa itu kimpul.
Baca Juga: Meraup Pundi-Pundi Rupiah dari Empon-Empon
Di balik ketenaran kimpul, ada dampak positif bagi masyarakat. Di tengah melambungnya harga beras serta ketergantungan masyarakat pada bahan pangan impor, konten kimpul ini dapat mengedukasi generasi muda mengenai pentingnya diversifikasi pangan.
Sang konten kreator juga berhasil membuktikan bahwa Indonesia memiliki harta karun karbohidrat yang melimpah, serbaguna, dan menyehatkan karena bebas gluten. Dengan ini, kimpul bukan hanya sekedar candaan, tetapi gerakan sosial penyelamatan pangan lokal. FIRLY
Editor : Imron Arlado