JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Bosan dengan liburan akhir pekan yang itu-itu saja? Kabupaten Mojokerto kini punya alternatif wisata olahraga air (water sports) kekinian yang tengah naik daun.
Terletak di utara sungai, masyarakat kini bisa merasakan sensasi mendayung di atas papan seluncur atau stand-up paddle board di kawasan wisata Waduk Tanjungan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto.
Menariknya, destinasi ini sangat mudah dijangkau karena hanya berjarak sekitar 20 menit berkendara dari pusat Kota Mojokerto. Kehadiran aktivitas ini menjadi angin segar bagi para pencinta petualangan alam yang ingin mencari suasana baru tanpa harus pergi jauh ke luar kota.
Baca Juga: Desa Medali, Kabupaten Mojokerto, Aksi BUMDes Ikut Andil
Bagi Anda yang tertarik mencoba, biaya sewa untuk bermain paddle board di Waduk Tanjungan ini berkisar antara Rp80.000 hingga Rp100.000 per orang untuk durasi satu jam.
Tarif tersebut merupakan paket lengkap yang sudah mencakup berbagai fasilitas penunjang kenyamanan dan keamanan, meliputi:
-
Peralatan Utama: Papan paddle board berkualitas beserta dayungnya (paddle).
-
Faktor Keamanan: Rompi pelampung (life jacket) wajib guna menjamin keselamatan pengunjung selama berada di atas air.
-
Pendampingan Instruktur: Panduan dasar atau instruktur (guide) bagi pemula untuk membantu Anda menguasai teknik berdiri dengan seimbang secara cepat.
-
Bonus Dokumentasi: Beberapa operator lokal juga menyediakan bonus foto gratis atau dokumentasi estetis menggunakan kamera ponsel hingga drone.
Selain biaya sewa alat, pengunjung hanya perlu menyiapkan biaya tiket masuk area wisata Waduk Tanjungan yang sangat terjangkau, yakni sekitar Rp8.000 per sepeda motor (sudah termasuk pengendara). Karena tarif promo atau perubahan harga bisa terjadi sewaktu-waktu, Anda sangat disarankan untuk melakukan konfirmasi slot dan harga terlebih dahulu melalui akun Instagram @mode_adventure sebelum meluncur ke lokasi.
Baca Juga: Desa Mojodowo, Kabupaten Mojokerto, Posyandu Srikandi Pastikan Layanan Sesuai Standar 6 SPM
Untuk mendapatkan pengalaman mendayung yang maksimal, pemilihan waktu berkunjung sangatlah krusial. Operator setempat membagikan dua opsi waktu terbaik berikut ini:
1. Pagi Hari (Pukul 06.00 – 08.30 WIB) - Sangat Disarankan
-
Air Sangat Tenang: Embusan angin pagi yang masih minim membuat permukaan air waduk cenderung flat (tenang layaknya cermin). Kondisi flat ini sangat memudahkan pemula untuk menjaga keseimbangan tubuh saat mencoba berdiri di atas papan.
-
Udara Segar & Teduh: Suhu udara pedesaan Kemlagi masih sangat sejuk dan bebas dari terik matahari yang menyengat.
-
Lanskap Memukau: Pengunjung bisa mendapatkan momen emas (golden hour) saat matahari terbit yang sangat indah untuk latar belakang foto atau video.
2. Sore Hari (Pukul 15.30 – 17.00 WIB) - Opsi Alternatif
-
Suasana Syahdu: Cuaca sudah mulai teduh dan tidak panas. Anda bisa mendayung santai sembari menikmati pemandangan matahari terbenam (sunset).
-
Catatan Tantangan: Angin sore biasanya berembus lebih kencang dibanding pagi hari, sehingga air waduk akan sedikit beriak. Anda mungkin membutuhkan usaha ekstra untuk mendayung melawan arah angin.
Dengan harga terjangkau dan akses yang dekat dari pusat kota, bermain paddle board di Waduk Tanjungan Kemlagi siap menjadi opsi healing fisik maupun mental yang seru di akhir pekan ini. Tertarik mencoba? DINA
Editor : Imron Arlado