Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

BMKG: Gempa Palu M6,7 Dipicu Sesar Sausu

Imron Arlado • Rabu, 17 Juni 2026 | 14:45 WIB
BMKG: Gempa Palu M6,7 dipicu Sesar Sausu, tidak berpotensi tsunami.
BMKG: Gempa Palu M6,7 dipicu Sesar Sausu, tidak berpotensi tsunami.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap hasil analisis terbaru terkait gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa malam (16/6). Menurut BMKG, gempa tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Sausu, bukan dari Sesar Palu-Koro yang selama ini dikenal sebagai sumber gempa besar di kawasan tersebut. 

Gempa yang berpusat sekitar 42 kilometer tenggara Palu dengan kedalaman 10–16 kilometer ini dikategorikan sebagai gempa dangkal. BMKG menjelaskan, mekanisme sumber gempa adalah pergerakan turun atau normal fault, sehingga tidak menimbulkan potensi tsunami. Meski demikian, guncangan kuat dirasakan di sejumlah daerah sekitar Palu dan sekitarnya. 

Baca Juga: Pastikan Pemindahan Ibu Kota lewat Skema Multiyears

Sejak gempa utama terjadi, BMKG mencatat ratusan gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 5,2. Kondisi ini menunjukkan adanya pelepasan energi yang masih berlangsung di sekitar zona sesar. BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, khususnya bagi bangunan yang sudah mengalami keretakan atau kerusakan. 

Selain itu, BMKG menekankan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan, terutama terkait potensi tsunami. Pihak BMKG memastikan gempa Palu M6,7 ini tidak berpotensi tsunami dan meminta warga tetap tenang namun waspada. 

Baca Juga: Dewan Pertanyakan Keseriusan Pemda

BMKG juga menyoroti bahwa wilayah Sulawesi Tengah memang memiliki kompleksitas tektonik tinggi karena adanya pertemuan beberapa sesar aktif. Aktivitas sesar Sausu yang memicu gempa kali ini menjadi pengingat bahwa masyarakat perlu meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk dengan memperhatikan standar bangunan tahan gempa dan jalur evakuasi darurat. 

Pemerintah daerah bersama BNPB dan BPBD setempat telah melakukan langkah cepat dengan memantau kondisi lapangan, mengevakuasi warga dari bangunan yang rusak, serta menyiapkan posko darurat. Upaya ini diharapkan dapat meminimalisir dampak lanjutan dari gempa susulan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat terdampak. 

FERDI

Editor : Imron Arlado
#bencana alam #gempa #BMKG #gempa palu #sulawesi tengah