JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitas vulkaniknya dalam beberapa waktu terakhir ini. Gunung tertinggi di pulau Jawa yang berbatasan dengan kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, tercatat mengalami sejumlah erupsi dengan kolom abu vulkanik yang membumbung hingga lebih dari 1.000 meter di atas puncak.
Berdasarkan laporan pusat PVMBG erupsi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir ini menghasilkan kolam abu berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal. Tinggi kolam abu ini mencapai 700 meter hingga 1.200 meter di atas puncak Gunung Semeru.
Selain erupsi yang terjadi secara berkala, petugas pengamatan juga mencatat puluhan letusan dalam rentang waktu tertentu. Bahkan Gunung Semeru dilaporkan mengalami belasan kali erupsi dalam beberapa jam.
Baca Juga: Perkuat Ketahanan Pangan, Bulog Mojokerto Salurkan 3.130 Ton Beras dan 626 Ribu Liter Minyakita
Meski demikian, status aktivitas Gunung Semeru hingga saat ini masih berada pada Level III atau Siaga. Adanya peningkatan aktivitas vulkanik yang berpotensi menimbulkan bahaya, masyarakat diminta agar tetap waspada.
PVMBG juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan dalam jarak 13 kilometer dari puncak sebagai pusat erupsi. Warga juga diminta untuk hindari area dalam radius 500 meter dari tepi sungai Besuk Kobokan.
Dengan aktivitas vulkanik yang masih aktif ini, masyarakat sekitar diharapkan tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta terus meningkatkan kewaspadaan dengan mengikuti perkembangan terbaru dan mematuhi himbauan dari pihak berwenang demi keselamatan bersama. TISA
Editor : Imron Arlado