JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat, terutama generasi muda.
Kemudahan mengakses informasi, berkomunikasi, dan berinteraksi melalui media sosial membuka berbagai peluang positif.
Namun, dibalik manfaat tersebut, terdapat tantangan besar dalam menjaga nilai-nilai Pancasila di tengah derasnya arus informasi yang beredar setiap hari.
Saat ini, generasi muda menjadi kelompok yang paling aktif menggunakan internet dan media sosial. Berbagai informasi dapat diperoleh hanya dalam hitungan detik.
Sayangnya, tidak semua informasi yang beredar memiliki sumber yang jelas dan dapat dipercaya.
Hoax, ujaran kebencian, provokasi, hingga penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai kebangsaan masih menjadi ancaman di ruang digital.
Para pengamat pendidikan dan sosial menilai bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan era digital.
Sikap toleransi, gotong royong, menghargai perbedaan, serta mengutamakan persatuan perlu terus ditanamkan kepada generasi muda agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat memecah belah masyarakat.
Baca Juga: Blue Moon 2026: Kenali Fakta, Jadwal, dan Cara Mengamati Fenomena Bulan Purnama Langka Ini
Lembaga pendidikan juga memiliki peran penting dalam membangun literasi digital.
Selain mengajarkan kemampuan menggunakan teknologi, sekolah dan perguruan tinggi diharapkan mampu membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir kritis, memverifikasi informasi, dan memahami etika dalam berkomunikasi di dunia maya.
Berbagai komunitas pemuda di Indonesia kini mulai aktif mengampanyekan penggunaan media sosial secara bijak.
Mereka memanfaatkan platform digital untuk menyebarkan konten edukatif, mempromosikan budaya Indonesia, serta mengajak masyarakat menjaga persatuan dan semangat kebangsaan.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan karakter bangsa.
Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga agen perubahan yang mampu menjaga nilai-nilai Pancasila agar tetap hidup dan relevan di era digital.
Dengan semangat persatuan, toleransi, dan gotong royong, generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berdaya saing, dan tetap berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
CINDY
Editor : Imron Arlado