Momen libur panjang yang bertepatan dengan peringatan Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila diperkirakan mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata bersama keluarga maupun kerabat.
Sejumlah pengelola destinasi wisata mengaku telah mempersiapkan berbagai fasilitas tambahan untuk menyambut lonjakan pengunjung.
Peningkatan kapasitas parkir, penambahan petugas keamanan, hingga penyediaan wahana dan acara hiburan menjadi strategi yang dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan selama masa liburan.
Pelaku usaha perhotelan juga melaporkan adanya peningkatan pemesanan kamar dibandingkan hari-hari biasa.
Destinasi wisata alam, pantai, pegunungan, serta kawasan wisata keluarga diprediksi menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur panjang.
Selain itu, sektor kuliner dan usaha mikro di sekitar objek wisata turut berharap mendapat dampak positif dari meningkatnya arus kunjungan.
Di sisi lain, pemerintah daerah dan pengelola wisata mengimbau wisatawan untuk tetap menjaga kebersihan, mematuhi aturan di lokasi wisata, serta memperhatikan keselamatan selama berlibur.
Baca Juga: Konser Reuni F4 di Jakarta Bangkitkan Nostalgia Generasi 2000-an
Langkah tersebut dinilai penting agar aktivitas wisata dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi seluruh pengunjung.
Para pelaku usaha optimistis momentum libur nasional beruntun ini dapat membantu meningkatkan perputaran ekonomi di daerah, terutama bagi sektor pariwisata yang menjadi salah satu penggerak utama perekonomian lokal.
Dengan tingginya minat masyarakat untuk berwisata, libur panjang 2026 diharapkan membawa dampak positif bagi berbagai pelaku usaha yang bergantung pada aktivitas pariwisata.
CINDY
Editor : Imron Arlado