JAWA POS RADAR MOJOKERTO - WhatsApp kembali menjadi sorotan setelah ribuan pengguna di berbagai negara melaporkan gangguan layanan. Aplikasi pesan instan ini dilaporkan mengalami kendala teknis yang membuat pesan tidak bisa terkirim maupun diterima.
Sejak pagi, keluhan mulai bermunculan di media sosial. Tagar terkait WhatsApp down langsung menjadi trending, menandakan banyaknya pengguna yang terdampak.
Gangguan ini membuat komunikasi pribadi maupun pekerjaan terganggu. Banyak pengguna mengaku panik karena tidak bisa mengakses percakapan penting.
Menurut laporan awal, masalah terjadi secara global, termasuk di Asia, Eropa, dan Amerika. Hal ini menunjukkan bahwa gangguan bukan hanya bersifat lokal.
Beberapa pengguna melaporkan bahwa mereka tidak bisa masuk ke aplikasi, sementara yang lain mengaku pesan hanya berstatus “pending” tanpa terkirim.
Gangguan ini juga berdampak pada layanan bisnis yang menggunakan WhatsApp sebagai sarana komunikasi dengan pelanggan. Banyak toko online dan perusahaan mengeluhkan terhambatnya transaksi.
Meta, perusahaan induk WhatsApp, belum memberikan penjelasan resmi terkait penyebab gangguan. Namun, tim teknis disebut sedang berupaya memperbaiki masalah secepat mungkin.
Fenomena WhatsApp down bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya, aplikasi ini juga pernah mengalami gangguan serupa yang menimbulkan keresahan di kalangan pengguna.
Meski demikian, para pakar teknologi menilai gangguan seperti ini wajar terjadi pada layanan digital berskala besar. Mereka menyarankan pengguna untuk sementara menggunakan alternatif lain seperti email atau aplikasi pesan berbeda.
Dengan jumlah pengguna aktif lebih dari dua miliar, setiap gangguan WhatsApp selalu berdampak luas. Tidak heran jika kejadian kali ini kembali memicu kepanikan dan menjadi bahan perbincangan global.
FERDI
Editor : Imron Arlado