JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto menunjukkan komitmennya dalam mendukung kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Dengan di-launching-nya 80 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di bumi Majapahit, Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa berharap ke depan akan mampu mendongkrak perekonomian hingga kesejahteraan masyarakat.
’’Melalui koperasi desa merah putih ini kita harapkan menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat desa,’’ ungkap Gus Bupati yang turut hadir dalam peresmian 1.061 KDKMP serentak secara daring oleh Presiden Prabowo, di Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Sabtu (16/5). Secara nasional, peresmian tersebut berpusat di Kabupaten Nganjuk.
Baca Juga: Siswa Kini Wajib Kuasai AI? Ini Fakta Kurikulum Baru 2026
Gus Bupati menegaskan, tujuan utama pembentukan Kopdes Merah Putih ini tak lain untuk memperkuat perekonomian desa. Sehingga masyarakat desa harus mampu bergotong royong, mengembangkan potensi lokal dan mencapai kesejahteraan bersama.
’’Terkhusus meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa,’’ tegasnya.
Komandan Kodim (Dandim) 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo menjelaskan, jumlah total KDKMP Kabupaten Mojokerto yang turut diresmikan pada momen ini sebanyak 284 unit.
Baca Juga: Tren Lari Sore dan Fun Run Makin Diminati Generasi Muda
Menurutnya, jumlah tersebut sudah cukup baik meskipun masih terdapat beberapa desa yang belum siap mengikuti peresmian KDKMP secara serentak.
’’Tahap awal, dari 305 desa dan kelurahan, 284 kita bisa proses bangun, sehingga capaian kita sekitar 90 persen lebih. Kita bisa mendirikan KDKMP ini berkat kerja sama dari bupati, semua pihak desa juga mendukung,’’ ungkapnya.
Menurutnya, ke depan ada sejumlah bidang usaha yang bakal dikelola dalam KDKMP. Meliputi, simpan pinjam, jual beli kebutuhan pangan atau sembako, hingga klinik kesehatan, yang termasuk di dalamnya ada apotek.
Baca Juga: Sebelum Beli MacBook Neo, Wajib Tahu 5 Hal Ini!
’’Apotek obat-obatan murah juga dilengkapi dengan klinik,’’ tegasnya.
Dia juga memastikan, KDKMP yang baru saja diresmikan ini juga akan menerima hasil pertanian dari masing-masing desa. Para petani bisa menjual hasil panennya ke koperasi.
’’Sepenuhnya Koperasi Desa Merah Putih ini milik desa. Milik masyarakat desa. Semua bisa merasakan manfaatnya,’’ jelasnya. (ori/ris)
Editor : Imron Arlado