JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Hari Buku Nasional yang diperingati setiap 17 Mei menjadi momentum penting untuk mengingatkan kita akan manfaat membaca. Namun, banyak orang mengeluhkan sulitnya fokus saat membuka buku, terutama di tengah derasnya arus informasi digital.
Kesulitan fokus membaca bukanlah hal yang aneh. Faktor seperti distraksi gadget, lingkungan yang bising, hingga kebiasaan multitasking sering kali membuat konsentrasi buyar. Padahal, membaca membutuhkan perhatian penuh agar isi bacaan dapat dipahami dengan baik.
Untuk merayakan Hari Buku Nasional, ada baiknya kita mencoba langkah-langkah sederhana yang bisa membantu meningkatkan fokus membaca. Tidak perlu metode rumit, cukup dengan kebiasaan kecil yang konsisten.
Langkah pertama adalah menciptakan suasana tenang. Pilih tempat yang minim gangguan, seperti pojok kamar atau perpustakaan. Suasana yang kondusif akan membuat pikiran lebih rileks dan siap menyerap informasi.
Langkah kedua, batasi penggunaan gadget. Matikan notifikasi atau letakkan ponsel jauh dari jangkauan. Dengan begitu, perhatian tidak mudah teralihkan oleh pesan atau media sosial.
Langkah ketiga adalah membaca dengan target kecil. Alih-alih memaksakan diri menuntaskan satu buku sekaligus, cobalah membaca beberapa halaman per sesi. Target kecil membuat proses membaca terasa lebih ringan.
Baca Juga: Penumpang Trans Jatim di Mojokerto Membeludak Setiap Akhir Pekan
Langkah keempat, gunakan teknik catatan. Menulis poin penting atau membuat mind map membantu otak tetap aktif dan fokus. Selain itu, catatan akan berguna untuk mengingat kembali isi bacaan.
Langkah kelima adalah istirahat sejenak. Jangan memaksakan diri membaca terus-menerus. Beri jeda 5–10 menit untuk meregangkan tubuh atau sekadar menutup mata agar konsentrasi kembali segar.
Baca Juga: Kunjungan Wisata di Pacet Mojokerto Melonjak
Dengan menerapkan lima langkah sederhana ini, membaca tidak lagi terasa berat. Justru, kita bisa menikmati setiap halaman dengan lebih penuh perhatian. Hari Buku Nasional pun menjadi momen refleksi untuk memperbaiki kebiasaan membaca.
Membaca adalah jendela dunia, dan fokus adalah kuncinya. Mari rayakan Hari Buku Nasional dengan komitmen baru: menyediakan waktu khusus untuk membaca, menjaga konsentrasi, dan menjadikan buku sebagai sahabat sehari-hari.
FERDI
Editor : Imron Arlado