Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

If Wishes Could Kill Curi Sorotan, Perpaduan Horor dan Misteri Jadi Favorit Penonton

Imron Arlado • Senin, 11 Mei 2026 | 17:53 WIB
If Wishes Could Kill drakor 2026
If Wishes Could Kill drakor 2026

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Drama Korea If Wishes Could Kill sedang ramai dibicarakan karena membawakan cerita horor dan misteri yang berbeda dari kebanyakan drakor sekolah lainnya.

Serial original Netflix ini mulai tayang pada 24 April 2026 dan langsung menarik perhatian penonton lewat konsep unik tentang sebuah aplikasi misterius bernama “Girigo” yang dapat mengabulkan keinginan seseorang.

Tetapi, setiap keinginan yang dikabulkan justru membawa risiko yang mengerikan. Semakin besar harapan yang diminta, semakin besar pula ancaman yang harus diterima penggunanya.

Cerita ini berfokus pada sekelompok siswa di Seorin High School yang tanpa sengaja menemukan aplikasi tersebut. Awalnya aplikasi Girigo terlihat seperti aplikasi biasa di smartphone, bahkan dianggap membantu karena dapat mewujudkan keinginan para penggunanya.

Tetapi, keadaan mulai berubah ketika ada beberapa kejadian aneh dan kematian misterius muncul setelah aplikasi digunakan. Di sinilah suasana drama mulai terasa menegangkan karena harus mencari tahu siapa pencipta aplikasi itu dan bagaimana cara menghentikan kutukan yang terus memakan korban.

Salah satu alasan If Wishes Could Kill cepat populer karena dramanya tidak hanya mengandalkan adegan seram atau jumpscare. Ketegangan justru dibangun lewat suasana misterius dan tekanan psikologis para karakter.

Penonton dibuat ikut penasaran dengan setiap petunjuk baru yang muncul di tiap episode. Banyak adegan dibuat penuh teka-teki dan memunculkan berbagai teori dari penonton di media sosial.

Baca Juga: Asah Kemampuan Copywriting, Tingkatkan Branding Edukatif dan Berkualitas

Drama ini juga mengangkat kehidupan remaja yang terasa cukup realistis. Persahabatan, rasa iri, tekanan sekolah, sampai hubungan asmara menjadi bagian penting dalam cerita.

Hal itulah yang membuat drama terasa lebih emosional dan tidak sekadar fokus pada teror. Penonton dapat melihat bagaimana karakter-karakter di dalamnya berubah setelah keinginan mereka mulai terkabul dan hidup mereka perlahan menjadi kacau.

Drama ini dibintangi Jeon So-young sebagai Yoo Se-ah, siswi yang menjadi pusat cerita dan berusaha mengungkap rahasia di balik aplikasi Girigo. Ada juga Kang Mi-na, Baek Sun-ho, Hyun Woo-seok, dan Lee Hyo-je yang ikut memperkuat chemistry antarkarakter.

Akting para pemain muda tersebut mendapat banyak pujian dari penonton karena dianggap mampu membangun suasana tegang sekaligus emosional dengan baik.

If Wishes Could Kill juga tampil cukup serius. Pengambilan gambar dibuat dengan nuansa gelap dan atmosfer dingin yang mendukung cerita misteri. Musik latar dan efek suara di beberapa adegan juga membuat suasana terasa lebih mencekam.

If Wishes Could Kill juga memakai konsep yang lebih modern dengan memanfaatkan aplikasi smartphone sebagai sumber teror utama. Tema tersebut dianggap relate dengan kehidupan sekarang karena hampir semua orang bergantung pada teknologi dan media digital.

Dengan kombinasi cerita misterius, suasana menegangkan, dan konflik emosional para karakter, If Wishes Could Kill berhasil menjadi salah satu drakor thriller-horor yang paling mencuri perhatian di tahun 2026.

LULUSBagian Atas Formulir

Bagian Bawah Formulir

Editor : Imron Arlado
#drakor 2026 #if wishes could kill #rekomendasi #Plot Twist #horor