KABUPATEN - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (DPRKP2) Kabupaten Mojokerto melakukan normalisasi penerangan jalan umum (PJU). Tiang penerangan di sejumlah titik kondisinya miring dan roboh akibat diterpa cuaca ekstrem.
Kabid Prasarana Lalu Lintas dan Perparkiran DPRKP2 Kabupaten Mojokerto Adi Mahendarto menyatakan, pihaknya menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) untuk menyisir PJU yang rusak. Khususnya pada tiang yang terdampak angin kencang. ”Banyak laporan tiang PJU yang tumbang, sehingga kita lakukan normalisasi,” ulasnya, Kamis (30/4).
Perbaikan dilakukan dengan mendirikan kembali tiang PJU yang roboh serta menyambung kembali kabel yang terputus. Hanya saja, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap di sejumlah ruas jalan kabupaten. ”Karena pengajuan banyak, jadi bergiliran,” papar dia.
Adi menyebut, normalisasi PJU tersebut dilakukan bersamaan dengan perbaikan lampu penerangan. DPRKP2 Kabupaten Mojokerto telah mengalokasikan sebanyak 2.020 bohlam tahun ini. ”Jadi sekalian kalau lampunya mati kita langsung ganti dengan yang baru,” imbuh dia.
Pihaknya masih melakukan rekapitulasi terkait jumlah tiang PJU yang rusak. Menurutnya, sebanyak 16 personel TRC telah diterjunkan dengan 4 armada skylift untuk penanganan fasilitas penerangan jalan ini. ”Kita prioritaskan yang menghalangi jalan, selebihnya tetap ditindaklanjuti secara bergiliran,” tandasnya.
(ram/ris)
Editor : Imron Arlado