Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Review Jujur Warung Kopi Pinggir Sawah di Trawas: Antara Suasana dan Rasa

Imron Arlado • Senin, 27 April 2026 | 22:34 WIB
Review Jujur Warung Kopi Pinggir Sawah di Trawas: Antara Suasana dan Rasa
Review Jujur Warung Kopi Pinggir Sawah di Trawas: Antara Suasana dan Rasa

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Trawas merupakan kawasan sejuk di kaki pegunungan Gunung Penanggungan, memang tak pernah kehabisan pesona. Selain dikenal sebagai destinasi wisata alam, daerah ini juga menyimpan banyak warung kopi sederhana yang justru punya daya tarik luar biasa. Salah satunya adalah warung kopi pinggir sawah yang belakangan ramai dikunjungi anak muda hingga keluarga.

Begitu sampai, hal pertama yang langsung terasa adalah suasananya. Hamparan sawah hijau terbentang luas, berpadu dengan udara dingin khas Trawas yang menyegarkan. Tidak ada dekorasi mewah, hanya kursi kayu, meja sederhana, dan beberapa gazebo kecil. Namun justru di situlah letak daya tariknya—kesederhanaan yang terasa jujur dan dekat dengan alam.

Dari segi suasana, tempat ini jelas unggul. Angin sepoi-sepoi, suara gemericik air irigasi, serta pemandangan gunung di kejauhan menciptakan pengalaman ngopi yang sulit ditemukan di kafe perkotaan. Ini adalah tempat yang cocok untuk melepas penat, mengobrol santai, atau sekadar menikmati waktu sendiri.

Namun, bagaimana dengan rasa kopinya? Secara jujur, kopi yang disajikan tergolong standar. Pilihan menunya tidak terlalu banyak, umumnya hanya kopi hitam, kopi susu, dan beberapa minuman instan. Untuk pecinta kopi serius, mungkin rasanya belum terlalu spesial atau kompleks. Tapi untuk sekadar teman bersantai, rasanya sudah cukup memadai.

Baca Juga: Perjuangan Shakina, Tunanetra Asal Mojokerto Tembus UTBK 2026 di Unesa, Ingin Jadi Guru bagi Sesamanya

Harga yang ditawarkan pun cukup ramah di kantong. Dengan kisaran harga yang terjangkau, pengunjung sudah bisa menikmati secangkir kopi sambil menikmati panorama alam. Ini menjadi nilai plus tersendiri, terutama bagi pelajar atau wisatawan yang ingin hemat.

Selain kopi, beberapa warung juga menyediakan camilan sederhana seperti gorengan, mie instan, atau roti bakar. Meski tidak istimewa, makanan ini cukup menghangatkan suasana, apalagi dinikmati di tengah udara dingin Trawas.

Meski begitu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Fasilitas di warung seperti ini biasanya masih terbatas. Area parkir seadanya, toilet sederhana, dan terkadang kebersihan yang kurang terjaga di jam ramai. Jadi, pengunjung perlu menyesuaikan ekspektasi sebelum datang.

Kesimpulannya, warung kopi pinggir sawah di Trawas bukan tentang rasa kopi yang luar biasa, melainkan pengalaman yang ditawarkan. Ini adalah tempat di mana suasana menjadi “menu utama”, sementara kopi hanyalah pelengkap. Jika kamu mencari ketenangan dan keindahan alam, tempat ini layak dikunjungi. Namun jika tujuanmu adalah berburu kopi berkualitas tinggi, mungkin kamu perlu mencari alternatif lain.

JATI

 

 

Editor : Imron Arlado
#mojokerto hits #kopi pinggir sawah #Tempat nongkrong #wisata trawas #2026