Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemilik Salon Ditemukan Tewas Membusuk

Martda Vadetya • Senin, 20 April 2026 | 11:20 WIB
GARIS POLISI: Petugas memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat pemilik salon di Perum Griya Permata Meri, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Sabtu (18/4). (Foto // vad)
GARIS POLISI: Petugas memasang garis polisi di lokasi penemuan mayat pemilik salon di Perum Griya Permata Meri, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Sabtu (18/4). (Foto // vad)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO- Warga Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto, digegerkan dengan tewasnya Jani Sugiarto, Sabtu (18/4) siang. Pria 56 tahun ini ditemukan tewas membusuk di salon sekaligus rumahnya di Perum Griya Permata Meri E/3.

Kali pertama jasad korban ditemukan tetangganya, Didit Setiawan, sekitar pukul 12.00. Saksi dikejutkan dengan  aroma busuk menyengat saat mengetuk pintu rumah Jani. ”Tetangga korban awalnya bermaksud untuk memberitahu kalau ada teman yang mencarinya. Karena sejak Senin (13/4) tidak bisa dihubungi,” ungkap Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Ipda Jinarwan, kemarin (19/4).

Baca Juga: Tepergok Gondol Tas, Maling Ditangkap Petugas SPBU di Mojokerto

Kecurigaan saksi menguat ketika mendapati banyak lalat dari ruang salon di depan rumah Jani. Dia lantas menghubungi ketua RT setempat dan kepolisian. Benar saja, Jani ditemukan tewas membusuk setelah pintu rumahnya dibuka paksa warga. Jani ditemukan dalam posisi telentang di atas lantai salon. 

”Korban memang sudah lama tinggal sendiri di rumah,” jelasnya. Petugas langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jasad Jani kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojoketo untuk divisum. Hasil pemeriksaan luar, lanjut Jinarwan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh Jani.  

Baca Juga: Budaya Tiongkok di Arsitektur Majapahit, Didominasi Muslim, Jadi Penyebar Islam 

”Diduga korban meninggal karena sakit stroke yang diidap kambuh. Berdasarkan keterangan keluarga, korban sakit stroke sebelum ditemukan meninggal,” ungkapnya. Jasad Jani kemudian diserahkan ke keluarga untuk segera dimakamkan. Pihak keluarga tak bersedia jasad korban diotopsi dengan membuat surat pernyataan. (vad/ris)

Editor : Imron Arlado
#perum griya permata meri #pemilik salon #penemuan jasad #meninggal dunia