Mungkin terdengar seakan harus bersusah payah untuk mendaki ribuan meter diatas permukaan laut (Mdpl). Namun, dengan waktu 30-45 menit pendakian kita bisa menikmati indahnya puncak lorokan.
Puncak lorokan menawarkan jalur pendakian yang relatif ramah dan mudah untuk dilalui. Trek yang di lalui tidak terlalu terjal sehingga cocok untuk para pendaki pemula. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi oleh suasana hutan yang asri dengan udara yang segar.
Daya tarik utama dari Puncak Lorokan tentu saja adalah keindahan matahari terbitnya, banyak para pendaki yang sengaja untuk memulai perjalanan dari pagi hari agar bisa mencapai puncak tepat saat fajar menyingsing.
Baca Juga: Budaya Tiongkok di Arsitektur Majapahit, Dari Rumah Tapak hingga Hiasan Nisan
Selain menikmati sunrise, pengunjung juga bisa bersantai di puncak sambil menikmati bekal yang mereka bawa dari rumah. Area puncak yang cukup luas memungkinkan para pendaki untuk duduk dan beristirahat dengan nyaman, jadi tak jarang, momen ini dimanfaatkan untuk bersua foto dengan plakat yang telah disediakan.
Keunikan lain dari Gunung Lorokan terletak pada lanskapnya yang terbuka di bagian puncak, sehingga pengunjung bisa menikmati pemandangan 360 derajat tanpa terhalang pepohonan. Dari atas, terlihat hamparan perbukitan hijau dan kabut tipis yang menggantung sehingga menciptakan suasana layaknya negeri di atas awan.
Saat sinar matahari mulai muncul perlahan di ufuk timur, warna langit berubah menjadi gradasi jingga yang memanjakan mata, menghadirkan momen magis yang menjadi daya tarik utama.
Puncak lorokan adalah pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus melakukan pendakian yang berat. Dengan jalur yang bersahabat, tempat ini menjadi destinasi yang layak untuk dikunjungi sehingga cocok bagi para pendaki pemula.
TISA
Editor : Imron Arlado