Akses jalan menuju Air Terjun Madakaripura, Probolinggo, terputus akibat longsor yang menyebabkan tanah ambles dan jembatan roboh.JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Bencana tanah longsor terjadi di wilayah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, yang mengakibatkan akses jalan menuju kawasan wisata Air Terjun Madakaripura yang berada di Dusun Genteng, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo sempat lumpuh total.
Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (29/3/2026) dini hari. Longsor ini menyebabkan 2 warga terluka karena terperosok ke dalam lubang longsoran. Tanah di lokasi ambles dan jembatan roboh hingga menutup akses jalan.
Baca Juga: Mengenal Musim Pancaroba, Periode Peralihan Cuaca yang Sering Picu Gangguan Kesehatan Masyarakat
Kalaksa BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Syarif menceritakan jika longsor ini terjadi pada Sabtu pukul 02.00 WIB. Awalnya hanya terjadi longsoran kecil akibat hujan deras yang terjadi selama 3 hari terakhir, tapi lama kelamaan longsor semakin meluas hingga menyebabkan badan jalan mengalami longsor hingga jalur terputus total.
"Saat ini struktur jembatan telah terputus total, tidak bisa dilewati baik kendaraan roda 2 maupun roda 4. Penyebabnya karena debit air meningkat setelah hujan deras pada Jumat (27/3/2025) malam," terangnya pada Minggu (29/3/2026).
Oemar mengatakan jika kejadian ini menyebabkan jalur utama menuju Air Terjun Madakaripura terputus total. Selain itu, aktivitas masyarakat Desa Negororejo juga lumpuh karena ini satu-satunya akses menuju desa tersebut.
Bupati Probolinggo, Mohammad Haris mengatakan jika ia telah melihat langsung lokasi longsor di Desa Negororejo. Menurutnya, longsor ini harus segera diatasi karena jalur ini merupakan akses utama dan sangat vital untuk warga.
"Kita akan melakukan langkah cepat penanganan guna memulihkan konektivitas masyarakat dan jalur wisata. Sehingga untuk penanganan jangka pendeknya akan menyiapkan jembatan sementara agar mobilitas masyarakat tetap berjalan," paparnya.
Menurutnya, jalur yang rusak ini bukan murni jembatan, melainkan saluran air yang sudah tua. Sehingga mengalahkan kerusakan parah akibat cuaca dan faktor usia bangunan.
Baca Juga: Juwono Sudarsono Wafat, Sosok Intelektual yang Warnai Kebijakan Pertahanan RI Lintas Era
Warga setempat juga turut bergotong royong membantu proses pembersihan agar akses jalan dapat segera digunakan kembali. Hingga saat ini, proses penanganan masih terus dilakukan secara bertahap.
Beruntung, dalam peristiwa tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Meski demikian, masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, terutama jika hujan deras kembali terjadi di wilayah tersebut. RIRA