Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jalur Alternatif Penghubung Probolinggo-Pasuruan Putus, BPBD Ungkap Penyebab Ambruknya Jembatan di Probolinggo

Imron Arlado • Senin, 30 Maret 2026 | 21:38 WIB
Kondisi jembatan yang menjadi akses utama menuju wisata Air Terjun Madakaripura sekaligus jalur penghubung Probolinggo–Pasuruan di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. (sumber: pantura7.com)
Kondisi jembatan yang menjadi akses utama menuju wisata Air Terjun Madakaripura sekaligus jalur penghubung Probolinggo–Pasuruan di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo. (sumber: pantura7.com)

 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Jalur alternatif penghubung Probolinggo-Pasuruan di Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo terputus total akibat jembatan ambruk dan jalan longsor pada Sabtu (28/3/2026). Kepala pelaksana BPBD Probolinggo, Oemar Sjarif, menyebut peristiwa ini disebabkan oleh hujan lebat disertai petir yang mengguyur wilayah tersebut.

"Hujan lebat disertai petir yang mengguyur wilayah setempat mengakibatkan jembatan ambruk hingga akses jalur utama menuju Air Terjun longsor" ujar Oemar, Minggu (29/3/2026)

Ia menjelaskan, gorong-gorong yang sudah tidak mampu menahan debit air tinggi menyebabkan jalan di atasnya ambles. Saat ini, petugas masih melakukan asesmen di lokasi serta penanganan awal untuk memastikan keselamatan warga. Oemar juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah desa, serta memasang garis polisi agar warga tidak melintasi area tersebut.

Baca Juga: Mengenal Musim Pancaroba, Periode Peralihan Cuaca yang Sering Picu Gangguan Kesehatan Masyarakat

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02.00 WIB setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras dalam waktu lama hingga berjam-jam. Sebelum ambruk total, kondisi jalan sebenarnya sudah menunjukkan tanda-tanda kerusakan. Sebagian badan jalan di sisi utara dilaporkan telah runtuh dan menggantung, sementara gorong-gorong di bawahnya diduga sudah keropos karena faktor usia.

Saat longsor terjadi, dua pengendara sepeda motor sempat terperosok. Keduanya mengalami luka di bagian kepala, tangan, dan kaki, lalu dibawa ke Puskesmas Lumbang untuk mendapatkan perawatan. Meski demikian, keduanya dilaporkan selamat.

Akibat kejadian ini, aktivitas warga sempat lumpuh total. Jalur penghubung Probolinggo-Pasuruan yang juga menjadi akses menuju kawasan wisata air terjun Madakaripura tidak bisa dilalui. Warga sempat membuat jalur darurat di pinggir lokasi longsor, namun kondisinya sempit dan berisiko, sehingga memilih memutar sejauh beberapa kilometer.

Baca Juga: Lonjakan Kendaraan Pribadi Usai Lebaran Picu Kepadatan Jalan Raya, Volume Motor dan Mobil Meningkat Signifikan di Berbagai Wilayah

Pemerintah daerah telah menutup total jembatan demi keselamatan warga. Pembangunan jembatan darurat pun sedang disiapkan agar akses bisa kembali digunakan, setidaknya untuk kendaraan roda dua dalam waktu dekat. ASIKHA

Editor : Imron Arlado
#probolinggo #jembatan ambruk #hujan deras #jembatan ambles #bpbd