Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lebaran di Era Digital, Generasi Muda Ramai Bagikan Momen di Media Sosial

Imron Arlado • Senin, 30 Maret 2026 | 19:24 WIB
Lebaran di Era Digital, Generasi Muda Ramai Bagikan Momen di Media Sosial.
Lebaran di Era Digital, Generasi Muda Ramai Bagikan Momen di Media Sosial.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Perayaan Idul Fitri atau Lebaran kini tidak hanya berlangsung dalam ruang-ruang fisik seperti rumah dan tempat ibadah, tetapi juga merambah ke dunia digital.

Generasi muda memanfaatkan media sosial sebagai sarana untuk membagikan momen kebersamaan, tradisi keluarga, hingga ekspresi diri selama hari raya.

Sejak pagi hari saat shalat Idul Fitri hingga acara silaturahmi berlangsung, berbagai platform media sosial dipenuhi unggahan bertema Lebaran.

Foto keluarga dengan busana seragam, video momen sungkeman, hingga konten kreatif seperti vlog “day in my Lebaran” menjadi tren yang ramai dibagikan.

Fenomena ini menunjukkan perubahan pola perayaan Lebaran di tengah perkembangan teknologi.

Jika dahulu ucapan selamat Idulfitri disampaikan secara langsung atau melalui pesan singkat, kini banyak generasi muda memilih membuat konten visual yang lebih menarik dan mudah menjangkau audiens yang luas.

Salah satu warga, Dimas (22), mengaku selalu membagikan momen Lebaran di akun pribadinya. “Bukan cuma buat kenangan, tapi juga untuk berbagi kebahagiaan dengan teman-teman yang mungkin tidak bisa bertemu langsung,” ujarnya.

Platform seperti Instagram, TikTok, dan WhatsApp menjadi pilihan utama untuk berbagi konten. Fitur seperti stories, reels, hingga video pendek memungkinkan pengguna menyampaikan suasana Lebaran secara real-time dan interaktif.

Baca Juga: Lonjakan Kendaraan Pribadi Usai Lebaran Picu Kepadatan Jalan Raya, Volume Motor dan Mobil Meningkat Signifikan di Berbagai Wilayah

Namun, di balik tren tersebut, muncul pula sejumlah catatan dari pengamat sosial. Mereka menilai bahwa penggunaan media sosial saat Lebaran perlu diimbangi dengan kesadaran menjaga nilai-nilai esensial hari raya, seperti kebersamaan, kesederhanaan, dan keikhlasan.

“Media sosial adalah alat, bukan tujuan. Jangan sampai momen kebersamaan justru terganggu karena terlalu fokus membuat konten,” ujar seorang pengamat komunikasi digital.

Selain itu, isu privasi juga menjadi perhatian. Tidak sedikit pengguna yang tanpa sadar memberikan informasi pribadi secara berlebihan, seperti lokasi rumah atau kondisi keluarga. Hal ini berpotensi menimbulkan risiko keamanan jika tidak dikelola dengan bijak.

Di sisi lain, media sosial juga memberikan dampak positif dalam memperluas jangkauan silaturahmi. Banyak perantau yang tidak bisa pulang kampung tetap dapat merasakan suasana Lebaran melalui video call atau unggahan keluarga di dunia maya. Bahkan, ucapan Idulfitri kini dapat disampaikan secara kreatif melalui desain grafis, animasi, hingga video pendek.

Tren berbagi momen Lebaran secara digital juga turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif. Jasa pembuatan konten, fotografi keluarga, hingga penjualan template ucapan Lebaran mengalami peningkatan permintaan menjelang hari raya.

Pemerintah dan sejumlah komunitas digital pun mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bijak dalam menggunakan media sosial.

Etika dalam berkomunikasi, menghormati privasi, serta menghindari konten yang berpotensi menyinggung pihak lain menjadi hal yang perlu diperhatikan.

Dengan segala dinamika yang ada, Lebaran di era digital menjadi cerminan perubahan zaman yang tidak terhindarkan.

Meski cara merayakannya mengalami transformasi, nilai utama seperti silaturahmi dan kebersamaan diharapkan tetap menjadi inti dari perayaan Idul Fitri.

Baca Juga: Waspada Perubahan Cuaca Ekstrem di Musim Pancaroba, Masyarakat Diminta Lebih Memahami Pola Cuaca yang Tidak Menentu demi Menjaga Kesehatan dan Keselamatan

Di tengah derasnya arus digitalisasi, generasi muda diharapkan mampu menjadikan teknologi sebagai sarana mempererat hubungan, bukan justru menjauhkan makna sejati dari hari kemenangan.

CINDY

 

Editor : Imron Arlado
#media sosial #generasi muda #kebersamaan #era digital #tradisi lebaran