Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lonjakan Kendaraan Pribadi Usai Lebaran Picu Kepadatan Jalan Raya, Volume Motor dan Mobil Meningkat Signifikan di Berbagai Wilayah

Imron Arlado • Minggu, 29 Maret 2026 | 15:23 WIB
Para pakar transportasi menilai bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pusat
Para pakar transportasi menilai bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pusat

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pasca perayaan Lebaran, arus lalu lintas di berbagai ruas jalan raya terpantau mengalami peningkatan signifikan. Kendaraan pribadi, baik sepeda motor maupun mobil, kembali mendominasi jalanan seiring masyarakat yang kembali beraktivitas setelah libur panjang. Fenomena ini terlihat jelas di jalur-jalur utama perkotaan hingga akses penghubung antar daerah.

Peningkatan volume kendaraan ini dipicu oleh arus balik pemudik yang belum sepenuhnya selesai, ditambah dengan masyarakat yang mulai kembali bekerja dan bersekolah. Banyak keluarga memilih menggunakan kendaraan pribadi demi kenyamanan dan fleksibilitas waktu perjalanan, terutama setelah momen berkumpul bersama sanak saudara di kampung halaman.

Di sejumlah titik, kepadatan lalu lintas bahkan sempat menyebabkan kemacetan panjang, khususnya pada jam-jam sibuk di pagi dan sore hari. Sepeda motor masih menjadi moda transportasi paling dominan, mengingat harganya yang relatif terjangkau dan kemampuannya untuk bermanuver di tengah kemacetan. Sementara itu, penggunaan mobil pribadi juga meningkat, terutama di kalangan keluarga yang melakukan perjalanan jarak menengah hingga jauh.

Baca Juga: Arus Balik Lebaran, Ribuan Orang Turun Stasiun Mojokerto

Pihak berwenang telah mengantisipasi lonjakan ini dengan melakukan pengaturan lalu lintas, seperti penempatan petugas di titik rawan macet, pengaturan lampu lalu lintas, serta pemberlakuan rekayasa lalu lintas di beberapa ruas jalan tertentu. Meski demikian, volume kendaraan yang tinggi tetap menjadi tantangan tersendiri dalam menjaga kelancaran arus.

Selain faktor mobilitas pasca Lebaran, peningkatan kendaraan pribadi juga mencerminkan ketergantungan masyarakat terhadap transportasi individu. Minimnya penggunaan transportasi umum menjadi salah satu penyebab utama kondisi ini. Banyak pengguna menilai transportasi umum belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan dari segi kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu.

Para pakar transportasi menilai bahwa kondisi ini perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah dan pusat. Diperlukan upaya jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, seperti peningkatan kualitas transportasi publik, pembangunan infrastruktur yang lebih memadai, serta kampanye penggunaan transportasi ramah lingkungan.

Dengan meningkatnya volume kendaraan pasca Lebaran, masyarakat juga diimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan berkendara. Mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik menjadi langkah penting untuk menghindari kecelakaan di tengah padatnya arus lalu lintas.

Fenomena ini menjadi pengingat bahwa momen setelah libur panjang tidak hanya membawa cerita kebersamaan, tetapi juga tantangan baru dalam mobilitas perkotaan yang perlu dikelola dengan bijak.

NENSI

Editor : Imron Arlado
#lalulintas #peningkatan volume #kendaraan pribadi #pasca lebaran #arus balik #kemacetan