JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Usai menjalani ibadah Ramadhan, umat Muslim dianjurkan untuk melanjutkan amalan dengan puasa sunnah enam hari di bulan Syawal. Ibadah ini dikenal sebagai puasa Syawal yang memiliki banyak keutamaan.
Jadwal Puasa Syawal 2026
Berdasarkan hasil penetapan pemerintah, 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan demikian, puasa Syawal dapat mulai dilaksanakan sejak Minggu, 22 Maret 2026.
Puasa ini dilakukan selama enam hari di bulan Syawal. Pelaksanaannya dianjurkan secara berturut-turut setelah Idul Fitri, namun tetap sah jika dilakukan secara selang-seling selama masih berada di bulan Syawal.
Baca Juga: 5 Ungkapan Bahasa Inggris yang Jarang Diketahui untuk Mengungkapkan “Lupa-Lupa Ingat”
Keutamaan Puasa Syawal
Puasa Syawal memiliki keutamaan besar sebagaimana dijelaskan dalam hadits riwayat Shahih Muslim, yaitu pahala yang setara dengan puasa selama satu tahun penuh.
Hal ini dijelaskan melalui perhitungan pahala dalam Islam, di mana satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Puasa Ramadhan selama 30 hari bernilai 300 hari, ditambah puasa Syawal enam hari bernilai 60 hari, sehingga totalnya mencapai 360 hari.
Baca Juga: Libur Lebaran Usai, Arus Balik Mulai Padat! Ini Tips Hemat Baterai dan Kuota Selama Perjalanan
Utamakan Qadha Puasa
Sebelum menjalankan puasa Syawal, umat Muslim yang masih memiliki hutang puasa Ramadhan dianjurkan untuk menggantinya terlebih dahulu. Hal ini karena puasa qadha bersifat wajib, sedangkan puasa Syawal termasuk sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan.
Niat Puasa Syawal
Niat merupakan syarat sah dalam menjalankan ibadah puasa. Berikut lafal niat puasa sunnah Syawal:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwâli lillâhi ta‘âlâ."
Artinya: *Aku niat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah Ta’ala.
Baca Juga: Arus Balik Landai, One Way Dibatalkan dan Tol Trans Jawa Kembali Normal
Puasa Syawal menjadi salah satu amalan untuk menyempurnakan ibadah Ramadhan sekaligus menjaga konsistensi dalam beribadah. Dengan memanfaatkan bulan Syawal, umat Muslim diharapkan dapat terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. RICA
Editor : Imron Arlado