JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Arus balik Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa mulai menunjukkan penurunan. Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pun melakukan normalisasi lalu lintas secara bertahap. Setelah sebelumnya memberlakukan rekayasa one way nasional.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah hasil evaluasi bersama sejumlah pihak menunjukkan kondisi lalu lintas mulai terkendali.
“Hasil evaluasi dengan stakeholder, termasuk dari pihak Jasa Marga, Kementerian Perhubungan, kami lakukan evaluasi bahwa Pak Dirlantas Jawa Tengah juga melaporkan dengan kami bahwa traffic-nya sudah mulai landai,” ujar Kakorlantas dikutip dari Korlantas Polri.
Normalisasi awal dilakukan dari KM 414 Tol Kalikangkung hingga KM 263 Tol Pejagan, Jawa Tengah. Selanjutnya, kebijakan tersebut diperluas hingga KM 70 Tol Cikampek Utara (Cikatama).
“Pukul 15.30 WIB baru saja ini sudah kami buka normal jalur yang dari Trans Jawa khususnya Kalikangkung Semarang sampai di kilometer 70 Cikatama,” ujar Kakorlantas.
Sebelumnya Korlantas sempat memberlakukan one way nasional dari KM 414 Tol Kalikangkung untuk mengantisipasi lonjakan arus balik. Namun, setelah dilakukan evaluasi pada Rabu (25/3/2026) pagi, kebijakan tersebut dicabut secara bertahap karena arus kendaraan dinilai sudah lebih terkendali.
Kakorlantas juga menjelaskan bahwa titik Kartosuro menjadi perhatian utama karena merupakan pertemuan arus Jawa Timur, Solo Raya, dan Yogyakarta. Meski demikian, kondisi lalu lintas di Kawasan tersebut terpantau tetap terkendali.
Selain itu, puncak arus balik terjadi pada Selasa (24/3/2026) dengan jumlah kendaraan mencapai lebih dari 256 ribu unit menuju Jakarta dan sekitarnya. Hingga saat ini, sekitar 58 persen kendaraan telah kembali ke arah Jakarta, sementara sisanya diprediksi masih akan terus bergerak hingga beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem Intai Mudik Lebaran 2026 di Jatim, 30 Daerah Masuk Daftar Rawan
Meski sudah dilakukan normalisasi, rekayasa lalu lintas masih diberlakukan secara situasional, seperti contraflow satu lajur di KM 70 hingga KM 55 ditambah dengan beroperasinya tol fungsional Japek II Selatan untuk mengurangi kepadatan.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menilai kondisi arus balik Lebaran tahun ini masih dalam kondisi terkendali, meskipun volume kendaraan cukup tinggi. Selain itu, ia menyebut adanya penurunan angka kecelakaan lalu lintas selama periode arus balik
“Jadi kami laporkan sampai saat ini cukup terkelola dengan baik. Memang arus padat karena ini Lebaran dan sudah bisa kita kelola dengan baik. Alhamdulillah kecelakaan juga turun, fatalitas korban turun 39% dan peristiwanya turun 4,90%,” pungkas Kakorlantas. ASIKHA
Editor : Imron Arlado