Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Suasana Hangat Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Sekolah Setelah Lebaran

Imron Arlado • Kamis, 26 Maret 2026 | 16:58 WIB
Suasana Hangat Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Sekolah Setelah Lebaran.
Suasana Hangat Halal Bihalal Warnai Hari Pertama Sekolah Setelah Lebaran.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang Lebaran diwarnai dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. 

Tradisi halal bihalal menjadi momen yang dinanti oleh siswa, guru, dan seluruh warga sekolah untuk saling bermaafan serta mempererat tali silaturahmi.

Sejak pagi hari, suasana di berbagai sekolah tampak berbeda dari biasanya. Para siswa datang dengan wajah ceria, sebagian mengenakan pakaian rapi bernuansa muslim atau seragam sekolah yang dipadukan dengan atribut khas Lebaran.

Di halaman sekolah, kegiatan diawali dengan apel pagi yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari kepala sekolah.

Dalam sambutannya, pihak sekolah menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, dan saling memaafkan setelah menjalani bulan suci Ramadan.

Halal bihalal bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi siswa.

“Momentum ini penting untuk menanamkan sikap saling menghargai dan mempererat hubungan antar warga sekolah,” ujar salah satu kepala sekolah.

Baca Juga: Pembelajaran Daring Berakhir, Guru Kembali Hadapi Tantangan Mengajar di Kelas

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi saling bersalaman. Siswa berbaris rapi untuk berjabat tangan dengan guru dan staf sekolah.

Tidak sedikit yang tampak haru saat menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Momen ini menciptakan suasana emosional yang hangat dan penuh makna.

Selain bersalaman, beberapa sekolah juga menggelar kegiatan tambahan seperti tausiah singkat, doa bersama, hingga makan bersama di kelas.

Tradisi berbagi makanan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan kue kering turut menambah keakraban di antara siswa.

Para guru menilai kegiatan ini memiliki dampak positif terhadap suasana belajar. Setelah libur panjang, halal bihalal menjadi jembatan untuk mengembalikan semangat belajar siswa sekaligus menciptakan lingkungan sekolah yang lebih harmonis.

Sementara itu, para siswa mengaku senang dapat kembali bertemu teman-teman dan guru dalam suasana yang penuh kehangatan. “Rasanya seperti mulai lagi dengan hati yang bersih. Senang bisa kumpul lagi sama teman-teman,” ungkap salah seorang siswa.

Dengan terselenggaranya halal bihalal, hari pertama sekolah tidak hanya menjadi awal kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan. Tradisi ini diharapkan terus dilestarikan sebagai bagian dari budaya positif di lingkungan pendidikan Indonesia.

CINDY

 

Editor : Imron Arlado
#Hari Raya Idulfitri #lebaran #sekolah #tradisi #halal bi halal