Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lonjakan Kasus Campak di Berbagai Daerah: Kenali Gejala, Cara Penularan, dan Langkah Pencegahannya Sejak Dini

Imron Arlado • Jumat, 6 Maret 2026 | 18:32 WIB

Campak sering
Campak sering

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kasus penyakit campak kembali menjadi perhatian di sejumlah daerah beberapa waktu terakhir. Peningkatan jumlah pasien dilaporkan terjadi di beberapa wilayah terutama pada anak-anak. Kondisi ini membuat tenaga kesehatan menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala awal penyakit ini.

Campak merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus dan sangat mudah menular. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak, tetapi orang dewasa juga dapat tertular. Penularan ini terjadi melalui percikan air liur atau droplet yang keluar saat batuk, bersin atau berbicara.

Gejala campak biasanya muncul sekitar 7 hingga 14 hari setelah seseorang terpapar virus, pda tahap awal, gejala yang muncul sering kali menyerupai flu biasa.

Beberapa gejala yang umum dialami antara lain:

  1. Demam tinggi
  2. Batuk kering
  3. Pilek
  4. Mata merah dan sensitif terhadap cahaya
  5. Muncul ruam kemerahan pada kulit yang biasanya dimulai dari wajah lalu menyebar ke seluruh tubuh
  6. Muncul bintik putih di bagian dalam mulut (tidak semua)

Campak termasuk salah satu penyakit dengan tingkat penularan yang sangat tinggi. Virusnya dapat menyebar melalui udara ketika penderita batuk atau bersin. Bahkan, virus dapat bertahan di udara atau permukaan benda selama beberapa waktu.

Seseorang yang belum memiliki kekebalan tubuh bisa tertular hanya dengan berada di ruang yang sama dengan penderita. Karena itu, lingkungan seperti sekolah, tempat penitipan anak, atau tempat umum berpotensi menjadi lokasi penyebaran jika tidak ada kewaspadaan.

Meski sering dianggap sebagai penyakit yang umum terjadi pada anak-anak, campak sebenarnya dapat menimbulkan komplikasi serius. Beberapa di antaranya infeksi telinga, diare, radang paru-paru, hingga peradangan pada otak. Risiko komplikasi ini biasanya lebih tinggi pada bayi, anak-anak yang kekurangan gizi, serta orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Para tenaga medis menekankan bahwa langkah pencegahan yang paling efektif terhadap campak adalah melalui imunisasi. Dengan vaksin dapat membantu membentuk kekebalan tubuh sehingga mampu melawan virus.

Selain imunisasi, masyarakat juga dianjurkan untuk melakukan beberapa langkah pencegahan berikut:

Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan kasus campak dapat segera dikendalikan sehingga masyarakat, terutama anak-anak, dapat terlindungi dari risiko penyakit yang sebenarnya dapat dicegah ini.

TISA

Editor : Imron Arlado
#gejala awal #infeksi #penyakit #campak #waspada