JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Sepuluh malam terakhir Ramadhan 1447 Hijriah menjadi momen yang paling dinantikan oleh para umat islam. Pada rentang waktu inilah malam Lailatul Qadar diyakini terjadi, malam yang disebut lebih baik dari seribu bulan.
Rasulullah SAW memerintahkan umatnya untuk mencari Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil. Dalam hadis riwayat Bukhari disebutkan, “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.” Riwayat lain menyebutkan agar mencarinya pada malam ganjil.
Jika merujuk pada kalender Ramadhan tahun ini, malam-malam tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 10-18 Maret 2026 malam, tergantung pada penetapan awal Ramadhan.
Berikut adalah estimasi jadwal malam ganjil di akhir Ramadhan 2026:
- Malam 21 Ramadhan: Selasa malam, 10 Maret 2026
- Malam 23 Ramadhan: Kamis malam, 12 Maret 2026
- Malam 25 Ramadhan: Sabtu malam, 14 Maret 2026
- Malam 27 Ramadhan, Senin malam 16 Maret 2026
- Malam 29 Ramadhan: Rabu malam, 18 Maret 2026
Namun, para ulama menekankan bahwa ini bukanlah kepastian mutlak dan dapat berubah setiap tahun. Meskipun tanggal pastinya menjadi rahasia Ilahi, terdapat beberapa tanda yang sering dirasakan, seperti suasana malam yang sejuk, langit cerah, dan suasana yang tenang.
Rahasia waktu ini bertujuan agar umat Islam tetap konsisten beribadah sepanjang Ramadhan tanpa hanya menunggu satu tanggal tertentu.
Daftar Amalan Utama di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Untuk meraih kemuliaan malam tersebut, berikut adalah beberapa amalan yang sangat dianjurkan bagi kaum muslimin:
- Memperbanyak Shalat Malam (Qiyamul Lail)
Hidupkan malam dengan shalat Tarawih, Tahajud, shalat Hajat, hingga shalat Witir. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa pun yang beribadah di malam Lailatul Qadar dengan iman, maka dosa-dosanya yang terdahulu akan diampuni.
- I'tikaf di Masjid
Berdiam diri di masjid dengan niat ibadah menjadi sarana paling efektif untuk menjauhkan diri dari urusan duniawi dan fokus berkomunikasi dengan Sang Pencipta.
- Tadarus dan Tawasul Al-Qur'an
Mengingat Lailatul Qadar adalah malam turunnya Al-Qur'an, memperbanyak bacaan dan memahami maknanya sangat diutamakan
- Memperbanyak Doa Pengampunan
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA adalah:
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
(Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).
- Menjaga Kebersihan Diri
Beberapa ulama menyarankan untuk mandi sunnah dan mengenakan pakaian terbaik serta wewangian (bagi laki-laki) saat memasuki malam-malam ganjil untuk menyambut kehadiran para malaikat.
Momentum Spiritual
Lailatul Qadar lebih dari sekadar tanggal, ini adalah momentum perenungan dan pembaruan diri. Ia menjadi puncak perjalanan Ramadan, saat harapan akan ampunan dan rahmat Allah terbuka lebar.
Umat Islam diajak untuk tidak hanya menunggu satu malam, tetapi menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir dengan kesungguhan menjelang Ramadhan 2026. Sebab bisa jadi, malam yang tampak biasa justru menyimpan kemuliaan luar biasa. Dan disitulah, rahasia Lailatul Qadar menemukan maknanya. NESTI
Editor : Imron Arlado