JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Fenomena parade planet 2026 merupakan peristiwa astronomi saat beberapa planet tampak berada dalam satu garis di langit jika dilihat dari Bumi.
Ada enam planet yang terlihat berada dalam satu area langit, yaitu Merkurius, Venus, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Susunan tersebut bukan berarti planet-planet tersebut benar-benar sejajar di ruang angkasa, melainkan hanya tampak berdekatan dari sudut pandang pengamat di Bumi.
Fenomena tersebut tergolong langkah karena tidak sering terjadi banyak planet dan terlihat dalam satu waktu pengamatan yang sama.
Waktu terbaik untuk melihat parade planet di Indonesia yaitu pada 30 sampai 60 menit setelah Matahari terbenam. Waktu pastinya menyesuaikan dengan jam Maghrib di masing-masing daerah.
Umumnya, pengamatan dapat dimulai sekitar pukul 18.30 hingga 19.30 waktu setempat, di saat langit sudah cukup gelap tetapi planet-planet masih berada di atas horizon. Jika terlalu malam, beberapa planet akan turun dan sulit terlihat.
Cara mengamatinya, arahkan pandangan ke langit barat, yaitu arah Matahari terbenam. Pilihlah lokasi dengan pandangan terbuka tanpa terhalang gedung atau pepohonan tinggi.
Dari keenam planet tersebut, Venus dan Jupiter adalah planet yang paling mudah terlihat karena sangat terang, sedangkan Saturnus masih dapat dilihat dengan mata telanjang jika langit cerah.
Sedangkan Merkurius berada dekat horizon sehingga agak sulit diamati, dan Uranus dan Neptunus biasanya memerlukan teropong atau teleskop karena cahayanya lebih redup.
Agar pengamatan lebih maksimal, sebaiknya memilih tempat yang minim polusi cahaya seperti daerah pinggiran kota atau lokasi yang lebih tinggi. Dengan kondisi langit cerah tanpa awan juga sangat menentukan keberhasilan melihat fenomena ini.
Waktu pengamatan yang singkat setelah Matahari terbenam, kesiapan lokasi dan arah pandang menjadi kunci utama untuk dapat menyaksikan parade planet dengan lebih jelas.
LULUS
Editor : Imron Arlado