Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sering Ngobrol Sendiri Saat Nyetir? Tenang, Kamu Nggak Aneh! Ini 6 Rahasia Kepribadianmu

Imron Arlado • Kamis, 19 Februari 2026 | 16:57 WIB
Bicara sendiri saat menyetir kendaraan bukan kelainan yang harus diobati.
Bicara sendiri saat menyetir kendaraan bukan kelainan yang harus diobati.

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pernahkah Anda tertangkap basah sedang asyik berbicara sendiri di balik kemudi atau di atas motor? Bagi orang yang melihat, mungkin terlihat ganjil. Namun, bagi pelakunya, jalanan sering kali menjadi panggung terbaik untuk mencurahkan isi hati atau merencanakan masa depan.

Aktivitas ini dikenal sebagai self talk. Menariknya, para peneliti mengungkapkan bahwa kebiasaan ini bukanlah sekadar iseng, melainkan indikator perilaku positif.

Berikut adalah 6 ciri kepribadian yang biasanya dimiliki oleh mereka yang hobi berbicara sendiri saat berkendara:

  1. Sang Peredam Stres yang Andal

Berbicara sendiri adalah mekanisme pertahanan diri yang efektif. Mereka yang melakukan ini cenderung mampu mengendalikan emosi saat berada di bawah tekanan.

Sebuah studi menunjukkan bahwa private speech membantu seseorang tetap fokus menyelesaikan tugas meskipun situasi sedang kacau atau macet total.

  1. Memiliki Kewaspadaan Mata Elang

Penelitian dari Loughborough University mengungkapkan bahwa pengemudi yang menyuarakan apa yang mereka lihat. Seemisal "Ada lubang di depan" atau "Mobil kanan mau belok") jauh lebih waspada terhadap bahaya.

 

 

  1. Si Pemecah Masalah yang Spontan

Mengemudi menuntut respons otak yang cepat. Dengan memverbalisasikan pikiran (menyebutkan masalah, menimbang opsi, lalu memutuskan), otak akan lebih lancar dalam merancang solusi.

Singkatnya, berbicara sendiri adalah cara Anda melakukan rapat kilat dengan diri sendiri untuk menemukan jalan keluar.

 

  1. Pembelajar Auditori yang Kuat

Apakah Anda lebih mudah ingat rute jalan jika diucapkan keras-keras daripada sekadar membatin? Jika ya, Anda memiliki gaya belajar auditori. Berbicara sendiri mengaktifkan dua jalur sensorik sekaligus: berbicara dan mendengar. Ini adalah latihan memori yang sangat baik untuk persiapan presentasi atau sekadar menghafal alamat.

 

  1. Gudang Gagasan Kreatif

Pernah mendengar istilah creative incubation? Ini adalah kondisi di mana ide cemerlang muncul saat kita sedang fokus pada aktivitas rutin, seperti berkendara. Dengan berbicara sendiri, ide-ide spontan yang muncul akan terolah dengan lebih baik, menghubungkan satu pemikiran ke pemikiran kreatif lainnya.

 

 

  1. Memiliki Growth Mindset

Kalimat-kalimat positif yang Anda ucapkan untuk menyemangati diri sendiri di jalan adalah bukti bahwa Anda menghargai proses. Ini adalah ciri khas growth mindset—keyakinan bahwa kemampuan bisa berkembang lewat latihan. Anda bukan hanya sekadar menyetir, tapi terus berusaha memperbaiki diri dalam segala aspek.

Jadi, lain kali jika Anda mulai curhat  pada diri sendiri di tengah kemacetan, jangan merasa malu. Itu adalah tanda bahwa otak Anda sedang bekerja pada level yang luar biasa. ANGELINA

 

Editor : Imron Arlado
#psikolog #ngobrol sendiri #self talk #kepribadian #bicara sendiri #mengendarai motor