Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Jalur Semarang-Purwodadi Lumpuh Total Akibat Tanggul Jebol di Kebonagung

Imron Arlado • Selasa, 17 Februari 2026 | 21:38 WIB
Dua tanggul Sungai Tuntang jebol
Dua tanggul Sungai Tuntang jebol

Jawa Pos Radar Mojokerto - Jalur provinsi yang menghubungkan Semarang dan Purwodadi terputus total setelah tanggul Sungai Tuntang di wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah jebol pada Senin (16/2/2026).

Banjir deras yang mengalir dari tanggul yang jebol menghantam badan jalan hingga menyebabkan struktur beton ambles dan terkelupas hingga 20 meter dengan lebar kurang lebih 6 meter.

Penutupan jalur juga diberlakukan di ruas Kecamatan Kebonagung-Gubug. Sementara pengendara dialihkan melalui Pantura sambil menunggu proses perbaikan. Arus sungai yang deras membuat badan jalan runtuh dan membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga: Bea Cukai Segel Gerai Tiffany & Co, Diduga Langgar Aturan Impor Barang Mewah

Kapolres Demak, AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra, menyampaikan bahwa petugas gabungan sudah bekerja siang dan malam untuk mengamankan lokasi serta mencegah warga mendekati area yang rusak. Ia menekankan agar masyarakat saling mengingatkan, terutama anak-anak, agar tidak bermain di dekat titik kerusakan karena kondisinya sangat berbahaya.

"Akses sudah kami tutup. Kami imbau masyarakat untuk saling mengingatkan, terutama agar anak-anak tidak bermain di sekitar lokasi, karena sangat berbahaya," kata Arrizal.

Bupati Demak, Eisti’anah, saat meninjau titik jebol di sekitar Sungai Tuntang, menjelaskan bahwa debit air tahun ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya sehingga menyebabkan badan jalan beton turut hanyut. Ia juga menyampaikan bahwa beberapa warga sempat mengungsi di KDMP, namun sebagian telah kembali ke rumah untuk melakukan pembersihan.

Baca Juga: Komplotan Curanmor Satroni Perum Griya Permata Meri Kota Mojokerto, Gondol Scoppy yang Diparkir di Teras

Pemerintah Kabupaten Demak menyebut telah melakukan upaya normalisasi sungai-sungai kecil menggunakan anggaran daerah untuk mencegah kejadian serupa.

Sementara itu, BPBD Demak melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Suprapto, menyampaikan terdapat empat titik tanggul yang jebol, yaitu dua di Desa Pilangsari dan Desa Dombo pada aliran Sungai Tuntang, serta dua titik di Kali Cabean. Meski begitu, ketinggian air di dua sungai tersebut mulai surut sehingga aliran dari titik-titik jebol berangsur-angsur berhenti.

"Tanggul jebol saat ini ada empat, yang di Tuntang ada dua, Desa Pilangsari dan Dombo. Untuk yang di Kali Cabean ada dua juga di wilayah Tlogoweru, itu juga jebol dua titik," ujar Suprapto.

Status penanganan resmi dinaikkan menjadi tanggap darurat pada 17 Februari oleh BPBD. Dengan status ini pemerintah dapat segera mengalokasikan anggaran tambahan, termasuk untuk penyewaan alat berat yang sebelumnya tidak tersedia. ASIKHA

Editor : Imron Arlado
#tanggul jebol #kabupaten demak #tanggul #jawa tengah #semarang #Purwodadi