JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada Senin (16/2). Kondisi ini dipicu oleh keberadaan Bibit Siklon Tropis 95P yang terpantau di Laut Koral, tenggara Papua Nugini.
Bibit siklon tersebut bergerak ke arah timur dan membentuk daerah konvergensi serta konfluensi yang memanjang di Laut Arafuru dan Papua Selatan. Selain itu, wilayah tekanan rendah juga terpantau di daratan utara Australia dan Teluk Karpentaria.
BMKG mencatat adanya sirkulasi siklonik di Samudera Hindia barat daya Lampung dan barat Aceh, perairan utara Kalimantan Barat, serta Samudera Pasifik utara Papua. Sistem ini turut membentuk daerah konvergensi dari Laut Sulawesi hingga Kalimantan Utara.
Kondisi atmosfer tersebut meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di berbagai wilayah. BMKG mengimbau masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi Utara, Papua, dan Papua Pegunungan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat.
Sementara itu, potensi hujan petir diperkirakan terjadi di sejumlah kota besar seperti Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, Palembang, Bandar Lampung, Yogyakarta, dan Banjarmasin. Hujan dengan intensitas sedang diperkirakan terjadi di Medan, Bengkulu, Serang, Jakarta, dan Bandung.
Untuk wilayah timur Indonesia, hujan sedang berpotensi terjadi di Gorontalo, Manado, Ternate, dan Jayawijaya. Sedangkan hujan ringan diperkirakan terjadi di Denpasar, Mataram, Kupang, Ambon, serta sebagian besar wilayah Sulawesi dan Papua.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi guna mengantisipasi potensi dampak hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor. RICA
Editor : Imron Arlado