Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Banjir Bandang Terjang Babakan Madang Bogor, Mobil Terseret Arus dan Jalan Tertutup Lumpur

Imron Arlado • Kamis, 12 Februari 2026 | 20:53 WIB
Kondisi Banji bandang di Kabupaten Bogor, mobil hanyut dan warga bergotong royong membersihkan sisa lumpur
Kondisi Banji bandang di Kabupaten Bogor, mobil hanyut dan warga bergotong royong membersihkan sisa lumpur

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Banjir bandang akibat intensitas hujan yang tinggi serta meluapnya aliran sungai terjadi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, khususnya di Desa Bojong Koneng dan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, pada Rabu (11/02/26) sore sekitar pukul 16.00 WIB.

Banjir ini juga turut serta membawa material lumpur dan bebatuan yang masuk ke area pemukiman. Hal ini menyebabkan lumpuhnya akses transportasi karena lumpur menutupi badan jalan.

Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi memicu meluapnya air dari anak kali di kawasan perumahan.

“Kejadian ini disebabkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang berlangsung cukup lama, sehingga mengakibatkan air dari anak kali di kawasan perumahan meluap dan membawa material lumpur serta bebatuan ke area permukiman dan akses jalan,” ujar Muhari, Kamis (12/2/2026).

Baca Juga: Polres Mojokerto Gelar Pulbaket, Bakal Panggil Pemborong, Selidiki Laka Lantas Pemotor Tewas Tabrak Material Proyek

Derasnya arus air pada banjir tersebut bahkan menyeret satu mobil yang terparkir di jalur utama menuju kawasan perumahan Taman Budaya Sentul.

Dalam sebuah video viral di media sosial, mobil tak hanya terseret air, tetapi mengalami pecah kaca bagian belakang akibat hantaman batu besar yang terbawa arus. Hantaman batu juga membuat bagian body mobil penyok.

BPBD Kabupaten Bogor segera bergerak mendata dan berkoordinasi dengan aparat setempat untuk penanganan yang cepat dan terarah.

Unsur yang terlibat dalam penanganan di lapangan meliputi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Bogor, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Babakan Madang, staf Desa Bojong Koneng, unsur keamanan, serta masyarakat sekitar. Akibatnya, 150 jiwa terdampak akibat banjir bandang ini.

 

Baca Juga: Komplotan Maling Asal Surabaya Gagal Curi Motor Pemilik Warteg di Mojokerto

 

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhamad Adam Hamdani, dampak paling parah dilaporkan merembet hingga ke Desa Cijayanti.

Selain merusak fasilitas umum, air setinggi pinggang orang dewasa juga merendam puluhan tempat tinggal warga, membuat banyak keluarga terpaksa mengungsi sementara ke titik yang lebih aman.

"Data terbaru kami mencatat ada sekitar 68 kepala keluarga atau 255 jiwa yang terdampak langsung. Beberapa rumah mengalami kerusakan fisik di bagian dinding dan pagar akibat terjangan material air," jelas Adam.

 

Baca Juga: Pekan Depan, Dua Tersangka Korupsi BPRS Mojo Artho Kota Mojokerto Diseret ke Meja Hijau

 

Sejak pagi tadi, petugas gabungan bersama warga mulai bahu-membahu membersihkan sisa-sisa lumpur yang menutupi akses jalan. Meski jalan sudah mulai bisa dilalui, warga tetap diminta siaga mengantisipasi hujan susulan. RIRA

 

 

 

 

Editor : Imron Arlado
#banjir bandang #bogor #BPBD Bogor #mobil hanyut #Babakan Madang