Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pemkab Mojokerto Jual Bapok dengan Harga Miring

Khudori Aliandu • Kamis, 12 Februari 2026 | 11:00 WIB

 

TERJANGKAU: Disperindag Kabupaten Mojokerto bersama stakeholder terkait menggelar pasar murah untuk menekan harga di pasaran jelang Ramadan, di Pendapa Kecamatan Kemlagi, kemarin (11/2).
TERJANGKAU: Disperindag Kabupaten Mojokerto bersama stakeholder terkait menggelar pasar murah untuk menekan harga di pasaran jelang Ramadan, di Pendapa Kecamatan Kemlagi, kemarin (11/2).

 

KABUPATEN - Jelang Ramadan yang tinggal sepekan lagi, Pemkab Mojokerto mulai menggeber pasar murah. Berbagai komoditas kebutuhan bahan pokok (bapok) pun dijual dengan harga miring sebagai upaya stabilisasi gejolak harga di pasar rakyat belakangan ini. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mojokerto Noerhono mengatakan, pasar murah yang digelar di Pendapa Kecamatan Kemlagi ini bagian dari langkah antisipasi pemda dalam menjaga stabilitas harga di pasaran. Khususnya komoditas kebutuhan pokok yang rentan melambung jelang bulan puasa. ’’Jadi, pasar murah ini untuk menyediakan kebutuhan pokok masyarakat dengan harga terjangkau,’’ ungkapnya, kemarin (11/2). 

Sejumlah komoditas yang dijual dengan harga lebih murah dari harga pasar ini sebagai intervensi dan stabilisasi gejolak harga. Termasuk sebagai upaya pengendalian inflasi daerah. ’’Di sisi lain momentum ini juga sebagai sarana promosi dan pemasaran produk industri kecil menengah atau IKM lokal,’’ tegasnya. 

Praktis, lanjut Noerhono, ada sejumlah kebutuhan pokok yang dijual. Meliputi, beras SPHP dan premium yang disediakan Bulog, minyak goreng, gula pasir, daging ayam, cabai, bawang merah dan putih, hingga produk olahan dan kerajian warga. Penjualan dengan harga miring ini sontak diserbu masyarakat. Mereka berbondong-bondong belanja untuk memanfaatkan pasar murah yang digelar.

’’Dan alhamdulillah, beras dua ton setengah dari Bulog habis diserbu masyarakat. Termasuk gula yang kita kerjasamakan dengan SGN PG Gempolkrep 200 kilogram sejak pagi juga habis tak tersisa. Ini membuktikan antusiasme masyarakat sangat tinggi,’’ jelasnya. 

Menurutnya, pasar murah ini sebagai wujud pemkab hadir menjamin stabilitas harga. Sekaligus ketersediaan kebutuhan pokok di bumi Majapahit. Kegiatan serupa juga bakal digelar di kecamatan lainnya sesuai fluktuaksi harga kebutuhan pokok yang terpantau di lapangan.

’’Harapannya, menyediakan sembako di bawah harga pasar bisa memengaruhi harga sembako di pasaran. Masyarakat juga tidak perlu panik karena stok juga masih melimpah,’’ pungkasnya. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pasar murah #Pemkab Mojokerto #Harga Miring #bahan pokok