JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Beredar di akun tiktok memperlihatkan seorang pria diduga pencuri helm dipergoki pemiliknya dan langsung jadi pusat sorakan massa yang terjebak macet di kawasan Preston, Sudimoro, Kota Malang.
Momen itu terjadi setelah keramaian bubaran konser NDX pada Minggu, 8 Februari 2026.
Peristiwa itu terjadi saat kondisi lalu lintas sedang padat setelah konser NDX di Preston Festival berakhir.
Di tengah kemacetan dan antrean panjang kendaraan, seorang pria berkaos yang mengendarai motor matic merah menjadi sorotan karena diteriaki oleh para penonton yang hendak keluar area konser.
Dalam video itu, pria tersebut tampak menahan rasa malu ketika disoraki dan menjadi tontonan warga yang terjebak macet. Ia bahkan terlihat menutupi wajahnya dengan satu tangan, seolah berusaha menghindari sorotan.
Momen tersebut menjadi bentuk sanksi sosial yang harus ia terima di hadapan banyak orang.
Baca Juga: Hendak Mangsa Ternak, Petugas Damkar Mojokerto Evakuasi Ular Sanca Tiga Meter dari Kandang
Berdasarkan komentar sejumlah warganet, aksi pria tersebut diketahui oleh petugas parkir yang berjaga di acara itu.
Pemilik helm lewat akun @arbii.er menyebut, kejadian itu membuatnya merasa malu, sekaligus mengapresiasi petugas parkir yang dianggap bertindak sigap mengungkap insiden tersebut.
Dugaan bahwa pria dalam insiden tersebut merupakan calon presiden BEM Politeknik Negeri Malang (Polinema) ikut mencuat di media sosial. Informasi tersebut memicu perhatian publik, terutama di lingkungan kampus.
Wakil Direktur Bidang III Polinema, Ir. Pipit Wahyu Nugroho M.T., menegaskan bahwa pihak kampus saat ini masih melakukan penelusuran.
Ia menyebut tim internal sudah bergerak untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.
Pipit menambahkan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan civitas akademika memiliki konsekuensi hukum dan sanksi, sehingga hasil investigasi menjadi dasar dasar penentuan langkah selanjutnya.
Baca Juga: Besaran Bantuan Pangan Non Tunai Terbaru 2026, Simak Skema Pencairan Bansos Ini
Di sisi lain, Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, mengatakan bahwa hingga saat ini tidak ada laporan yang masuk ke kepolisian terkait peristiwa pencurian helm tersebut.
“Tidak ada laporan terkait itu,” ujar Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, saat dikonfirmasi, Selasa (10/2/2026). ASIKHA
Editor : Imron Arlado