Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Guncangan Kuat Pacitan: Puluhan Luka dan Kerusakan Meluas, Ini Langkah Pemerintah Setempat

Imron Arlado • Sabtu, 7 Februari 2026 | 20:08 WIB
Bupati Pacitan menyalurkan bantuan kepada warga korban gempa bumi di Pacitan
Bupati Pacitan menyalurkan bantuan kepada warga korban gempa bumi di Pacitan

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Kawasan Pacitan, Jawa Timur diguncang oleh gempa bumi bermagnitudo 6,4 pada hari Jumat (6/2/2026). Dilaporkan, sejumlah rumah dan fasilitas umum rusak akibat gempa, sementara beberapa warga mengalami luka-luka.

Hal ini dikonfirmasi oleh  Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB dalam pertemuan pers. Dalam keterangannya, sebanyak 40 warga di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta, dilaporkan mengalami luka-luka akibat gempa yang mengguncang wilayah selatan Jawa.

Selain itu, dikabarkan sebanyak lima rumah dilaporkan terdampak kerusakan akibat gempa tektonik M 6.4 di Pacitan, empat rumah berada di Kecamatan Kota dan satu rumah di Kecamatan Pringkuku menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan.

Baca Juga: Penonaktifan PBI-JK di Mojokerto Didasarkan Penyesuaian Data

Radite Suryo Anggono, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan minta masyarakat tetap tenang sambil meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan, mengingat setelah gempa utama masih muncul sejumlah getaran ringan.

BPBD Pacitan juga terus melakukan pemantauan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta aparat wilayah untuk memastikan dampak gempa dan kebutuhan penanganan berikutnya.

Analisis mekanisme sumber BMKG menunjukkan bahwa gempa ini dipicu oleh pergerakan sesar naik (thrust fault). Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi lempeng.

Baca Juga: Dua Situs Peninggalan Era Majapahit di Mojokerto Bakal Dipugar

BMKG menyebut gempa bermagnitudo 6,4 tersebut berpusat di laut, sekitar 89 kilometer tenggara Pacitan pada kedalaman 58 kilometer. Guncangan terasa kuat di Bantul, Sleman, dan Pacitan dengan intensitas IV MMI, serta dirasakan di sejumlah daerah lain di Jawa dengan intensitas III dan II MMI. BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Usai gempa mengguncang pacitan, Bupati Indrata Nur Bayuaji meninjau sejumlah lokasi terdampak, salah satu titik yang dikunjungi adalah rumah milik Lilik, warga Dusun Ngaglik, Desa Menadi serta rumah Marno di Lingkungan Kebon Kelurahan Ploso.

Kedua rumah warga tersebut mengalami kerusakan parah, dengan atap dapur rumah milik Lilik roboh dan bagian atap teras rumah Marno turut rusak. Dalam kunjungannya, Bupati Pacitan menyalurkan bantuan darurat seperti bahan pokok, terpal hingga dukungan moral. Ia didampingi oleh Camat Pacitan, Kepala Dinas Sosial, serta kepala desa setempat.

“Kami Pemerintah Daerah akan memberikan perhatian dan dari dinas instansi terkait juga bisa segera memberikan perhatian agar segera dapat berfungsi kembali dengan layak” kata Bupati Indrata Nur Bayuaji. ASIKHA

Editor : Imron Arlado
#pacitan #gempa #BMKG #Gempa Guncang Pacitan