Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gempa M 6,4 Guncang Pacitan Dini Hari, Belasan Rumah Rusak

Imron Arlado • Jumat, 6 Februari 2026 | 18:59 WIB
Rumah warga rusak akibat gempa magnitudo 6,4 di Pacitan
Rumah warga rusak akibat gempa magnitudo 6,4 di Pacitan

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Gempa Bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang wilayah selatan Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (6/2/2026) dini hari pukul 01.06 WIB. Akibatnya belasan rumah warga rusak dan beberapa warga mengalami luka-luka akibat kepanikan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan tercatat hingga pukul 11.35 WIB sebanyak 15 rumah warga mengalami kerusakan, mulai dari ringan sampai sedang. 

Akibat dari bencana tersebut, terdapat lima kecamatan yang terdampak, yaitu Kecamatan Pacitan, Bandar, Nawangan, Pringkuku, dan Kebonagung. “Datanya masih terus bergerak. Kami masih mengumpulkan informasi dari seluruh wilayah kecamatan,” ujar Erwin Andriatmoko, Kepala BPBD Pacitan, Jumat (6/2/2026).

Di wilayah lain, BPBD Bantul, (DIY) melaporkan sementara ada empat bangunan rusak akibat gempa tersebut.

 

 

"Jumlah dampak yang masuk ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Bantul update pukul 03.45 WIB ada empat titik kerusakan," kata Komandan Pusdalops PB BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah dilansir Antara, Jumat (6/2/2026).

Menurutnya, ada tiga rumah dan satu tempat ibadah rusak di Bantul akibat gempa M 6,4 di Pacitan. "Dampak kerusakan tersebar di empat lokasi kapanewon (kecamatan), yaitu Imogiri satu titik, Jetis satu titik, Pundong satu titik, dan Kapanewon Kasihan satu titik," kata Aka Luk Luk.

BMKG menegaskan gempa yang terjadi dini hari tidak berpotensi tsunami. Meskipun getarannya dirasakan hingga beberapa wilayah di Jawa Timur dan sekitarnya. 

Kepala BMKG menjelaskan bahwa episentrum gempa berada di laut 89 kilometer tenggara Pacitan dengan kedalaman 10 kilometer. "Gempa pacitan ini jenis gempa Megathrust, yang tergambar dari mekanismenya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal," jelasnya melalui pesan tertulis.

 

Direktur Gempa bumi dan Tsunami BMKG, Daryono juga menyebut patut disyukuri gempa di Pacitan semalam tidak sampai berkekuatan M 7,0.

Petugas BPBD Pacitan masih melakukan pendataan untuk memastikan tingkat kerusakan serta kemungkinan adanya korban yang lain akibat peristiwa tersebut. Pemerintah daerah menghimbau para warga untuk tetap tenang, waspada akan kemungkinan gempa susulan, dan juga segera melapor jika menemukan kerusakan yang membahayakan. NESTI

Editor : Imron Arlado
#bencana alam #gempa jawa timur #gempa pacitan 2026 #pacitan #magnitudo 6 4 #BMKG #bpbd pacitan