Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Harga Pertamina Dex per 1 Februari 2026, Biaya Operasional Kendaraan Diesel Sedikit Terpangkas

Imron Arlado • Senin, 2 Februari 2026 | 18:03 WIB
harga BBM nonsubsidi turun per 1 Februari 2026
harga BBM nonsubsidi turun per 1 Februari 2026

JAWA POS RADAR MOJOKERO – PT Pertamina (Persero) menurunkan harga BBM nonsubsidi per 1 Februari 2026, termasuk Pertamina Dex yang digunakan oleh kendaraan bermesin diesel.

Berdasarkan informasi dari laman resmi Pertamina, penyesuaian harga ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi rutin harga BBM mengikuti formula yang ditetapkan pemerintah.

Menurut data terbaru, Pertamina Dex Series juga mengalami penurunan harga. Dexlite (CN 51) kini dijual Rp13.250 per liter, turun dari Rp13.500 per liter pada bulan sebelumnya.

Sementara itu, Pertamina Dex (CN 53) turun tipis menjadi Rp13.500 per liter dari sebelumnya Rp13.600 per liter. Penurunan harga juga terjadi untuk varian lain seperti Dexlite, Pertamax, dan Pertamax Turbo.

 

 

Pertamina menjelaskan bahwa kebijakan penyesuaian harga ini mengacu pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 245.K/MG.01/MEM.M/2022, yang merupakan perubahan atas Kepmen ESDM Nomor 62 K/12/MEM/2020. Aturan tersebut mengatur formula harga dasar dalam perhitungan harga jual eceran BBM jenis bensin dan minyak solar yang disalurkan melalui SPBU.

Di sejumlah daerah seperti Lampung, Sumatera, dan Kalimantan, harga BBM pertamina non subsidi termasuk Pertamina Dex juga tercatat turun, meskipun nominalnya berbeda-beda tergantung wilayah.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi dipastikan tidak mengalami perubahan. Pertalite tetap dijual seharga Rp10.000 per liter dan Biosolar berada di angka Rp6.800 per liter. Faktor ini menunjukkan fokus penyesuaian kali ini adalah pada BBM nonsubsidi yang mengikuti harga pasar global.

Penurunan harga bensin dan solar non-subsidi ini sekaligus mengikuti tren serupa di beberapa SPBU lain seperti Shell, BP, dan Vivo yang juga mengoreksi harga BBM mereka per 1 Februari 2026.

 

 

Apa Artinya Bagi Pengguna Diesel?

Bagi pengguna kendaraan bermesin diesel seperti truk, mobil pick-up, maupun SUV penurunan harga Pertamina Dex memberi sedikit “melegakan” biaya operasional di awal bulan.

Penurunan sekitar Rp100 per liter bukan angka besar, tetapi tetap membantu mengurangi pengeluaran harian terutama untuk kendaraan yang konsumsi BBM-nya tinggi.

Namun, karena harga BBM non-subsidi ini masih lebih tinggi dibandingkan BBM subsidi, dampak ekonominya terasa paling relevan di kalangan pelaku usaha transportasi dan logistik, serta warga yang sering melakukan perjalanan jarak jauh. NESTI

Editor : Imron Arlado
#spbu #Harga BBM #pertamina #bbm nonsubsidi #Pertamina Dex #energi #dexlite #ekonomi #bbm #kendaraan diesel