Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Puasa Ramadhan 2026 Segera Tiba, Ini Jadwal NU dan Muhammadiyah

Imron Arlado • Jumat, 30 Januari 2026 | 18:29 WIB
suasana religius jelang Ramdhan mulai terasa
suasana religius jelang Ramdhan mulai terasa

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ramadhan 1447 Hijriah segera tiba dalam waktu dekat. Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia, awal puasa tahun ini diprediksi jatuh pada pertengahan Februari.

Ramadhan menjadi bulan yang dinantikan umat muslim karena pada bulan inilah dijalankan rukun Islam keempat.

Jelang Ramadhan, antusiasme masyarakat untuk mempersiapkan diri, baik secara lahir dan batin, mulai meningkat.

Suasana religius mulai terasa di berbagai sudut kota dan desa. Banyak umat Islam yang mulai mencicil hutang puasa tahun lalu serta memperbanyak amalan sunnah di bulan Rajab dan Sya'ban.

 

Kerinduan akan suasana salat tarawih berjamaah, suara tadarus di masjid, hingga momen hangat berbuka puasa Ramadhan bersama keluarga menjadi alasan mengapa informasi mengenai sisa hari menuju puasa sangat dinanti.

Dengan mengetahui estimasi waktu yang tersisa, kita bisa mengatur jadwal kegiatan, menjaga pola makan, hingga menyusun target ibadah harian.

Secara umum, awal puasa Ramadhan 2026 diprediksi jatuh pada pertengahan Februari 2026. Berdasarkan kalender Hijriah yang dirilis Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Ramadhan 1447 Hijriah diperkirakan berlangsung pada Kamis, 19 Februari 2026.

Namun, seperti tahun-tahun sebelumnya, kepastian tanggal awal puasa tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat yang digelar menjelang akhir bulan Syaban 1447 H. Sidang ini melibatkan berbagai pihak, termasuk ahli astronomi, organisasi keagamaan, dan instansi terkait.

Terdapat perbedaan tanggal awal puasa antara Muhammadiyah, pemerintah melalui Kementerian Agama, dan Nahdlatul Ulama (NU), yang didasarkan pada metode perhitungan yang berbeda.

 

 

Jadwal Puasa 2026 Versi Nahdlatul Ulama (NU)

Nahdlatul Ulama (NU) juga memperkirakan bahwa awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perkiraan ini tercantum dalam Almanak NU Tahun 2026 yang disusun oleh Lembaga Falakiyah Pengurus Besar NU. Secara perhitungan, hasilnya sejalan dengan kalender yang diterbitkan Kementerian Agama.

Meski demikian, NU tetap menjadikan rukyatul hilal sebagai penentu utama awal bulan Hijriah. Oleh karena itu, pengamatan hilal akan dilakukan pada tanggal 29 Sya'ban 1447 H di berbagai titik rukyat di Indonesia.

Keputusan final awal Ramadhan versi NU akan diumumkan setelah hasil rukyat diverifikasi dan disepakati secara resmi.

Jadwal Puasa 2026 Versi Muhammadiyah

Berbeda dengan pemerintah dan NU, Muhammadiyah telah menetapkan jadwal awal Ramadhan 2026 lebih awal.

Melalui Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/I.0/E/2025, Muhammadiyah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.

Penetapan tersebut didasarkan pada metode hisab hakiki wujudul hilal, yaitu metode perhitungan astronomi yang tidak menunggu hasil rukyatul hilal.

Dengan metode ini, kalender Islam dapat ditetapkan jauh hari sebelumnya sehingga warga persyarikatan dapat menyusun agenda ibadah secara lebih terencana.

Dengan perkiraan awal puasa yang semakin dekat, masyarakat diimbau mempersiapkan diri secara fisik, mental, dan spiritual agar dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan khusuk dan lancer. NESTI

Editor : Imron Arlado
#muhammadiyah #sidang isbat #ramadhan 2026 #Puasa Ramadhan #kalender hijriah #Nahdatul Ulama (NU) #Kemenag RI #Awal Puasa 2026