Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

1 Ramadhan Jatuh 18 atau 19 Februari? Simak Penjelasan Lengkapnya

Imron Arlado • Jumat, 30 Januari 2026 | 18:31 WIB
Ramadhan 2026 akan tiba sebentar lagi, kapan? Berikut penjelasannya
Ramadhan 2026 akan tiba sebentar lagi, kapan? Berikut penjelasannya

Ramadhan 1447 Hijriah tinggal menghitung hari lagi. Bulan suci ini menjadi momen penting dan penuh makna bagi umat muslim. Penetapan awal Ramadhan kerap mengalami perbedaan karena adanya dua metode yang digunakan, yakni hisab (metode  perhitungan astronomis untuk memprediksi hilal) dan rukyat (metode pengamatan langsung hilal di ufuk saat matahari terbenam).

Perhitungan Ramadhan Menurut Muhammadiyah

Organisasi Islam Muhammadiyah telah menetapkan secara resmi awal Ramadhan 1447 Hijriah pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki tanpa menunggu pengamatan hilal secara langsung, yang menjadi pedoman Muhammadiyah dalam menentukan awal bulan Hijriah. Dengan metode perhitungan ini, menurut Muhammadiyah puasa Ramadhan akan berlangsung selama 30 hari, berakhir pada Kamis, 19 Maret 2026.

Baca Juga: Mencapai 3 Juta per Gram! Harga Emas Kembali Melonjak 52ribu per Gram

Perhitungan Ramadhan Menurut Pemerintah

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama masih menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar menjelang akhir bulan Syaban, 17 Februari 2026. Berdasarkan hasil pengamatan hilal di wilayah Indonesia, diperkirakan awal Ramadhan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

 

Perhitungan Ramadhan Menurut Nahdlatul Ulama (NU)

Pengurus besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sampai saat ini belum mengumumkan secara resmi awal Ramadhan 1447 Hijriah. Dalam penentuan awal Ramadhan, NU menggunakan metode hisab imkanur rukyah (IRNU), yakni perpaduan metode perhitungan astronomi dengan rukyatul hilal. Seperti pemerintah, NU akan melakukan rukyatul hilal pada 17 Februari 2026. Keputusan NU biasanya sejalan dengan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama.

Baca Juga: Marak Bangunan Liar di Atas Trotoar Kota Mojokerto

Perbedaan penentuan awal Ramadhan kerap menjadi perbincangan masyarakat. Namun, hal tersebut dipandang sebagai dinamika umat islam di Indonesia. Masyarakat dapat menunggu hasil resmi sidang isbat dari Kementerian Agama sebagai pedoman nasional. putri

Editor : Imron Arlado
#19 februari 2026 #muhammadiyah #ramadhan 2026 #pemerintah #Tanggal Puasa 2026 #awal ramadan #18 Februari 2026 #1447 Hijriah #nahdatlul ulama #Awal Puasa 2026