Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Warga Panik hingga Keluar Rumah saat Gempa Magnitudo 4,5 Mengguncang Jogja

Imron Arlado • Selasa, 27 Januari 2026 | 20:37 WIB

 

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,5 mengguncang wilayah Bantul dan sekitarnya, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa, 27 Januari 2026 tepatnya sekitar pukul 13.15 WIB.

Meski hanya terjadi beberapa detik saja, sejumlah warga di Bantul dan sekitarnya cukup panik akibat getaran gempa tersebut. Warga mengaku terkejut dan memutuskan keluar dari bangunan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Getaran gempa bermagnitudo 4,5 tidak hanya dirasakan di wilayah DIY, tetapi juga sampai beberapa daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

BMKG mencatat beberapa titik yang merasakan gempa di antaranya Solo, Magelang, Purworejo, dan Wonogiri dengan intensitas getaran berada pada skala II – III MMI (tergolong ringan, namun tetap terasa oleh manusia).

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berpusat di wilayah Bantul dengan koordinat 7,87 Lintang Selatan dan 110,49 Bujur Timur atau sekitar 15 kilometer timur laut Bantul.

BMKG juga menginformasikan bahwa gempa ini merupakan gempa tektonik dangkal yang diduga karena aktivitas sesar lokal, sehingga tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga: Mayat Mengambang di Sungai Brantas Area Mojokerto Sulit Teridentifikasi

 

Dampak Gempa di Bantul DIY

Akibat gempa ini, belum ada laporan terkait kerusakan bangunan ataupun korban jiwa. Getaran gempa dengan magnitudo tersebut, biasanya tidak menimbulkan kerusakan fatal. Jadi, masyarakat DIY sekitar tidak perlu khawatir dan diharapkan tetap tenang.

Meski demikian, masyarakat harus tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah rawan gempa, untuk terus mengikuti informasi terbaru dari kanal resmi dan memahami prosedur keselamatan ketika terjadi gempa. Putri

 

Editor : Imron Arlado
#Beritaterkini #Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika #daerah istimewa jogjakarta #magelang #wonogiri #gempa #BMKG #solo #waspada #Yogyakarta #bencana