JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Pencarian tentang gerhana matahari total kembali meningkat di berbagai platform digital. Fenomena langit yang langka dan menakjubkan ini selalu berhasil menarik perhatian masyarakat.
Gerhana matahari total terjadi ketika bulan berada tepat di antara matahari dan bumi, sehingga seluruh piringan matahari tertutup oleh bulan. Akibatnya, Cahaya matahari tidak sampai ke bumi secara langsung dan langit pun menjadi gelap.
Peristiwa ini hanya bisa terjadi pada fase bulan baru dan di wilayah tertentu saja yang dilewati jalur totalitas. Gerhana matahari total bisa baru terulang puluhan hingga ratusan tahun kemudian.
Baca Juga: Kacabdindik Mojokerto Launching Buku Tahajud Ikhtiar Mudah Terwujud Karya Kepala SMAN 1 Puri
Hal tersebutlah yang membuat orang rela perjalanan jauh untuk melihat gerhana matahari secara langsung.
Saat gerhana matahari total berlangsung, terdapat beberapa fase yang bisa diamati. Mulai dari fase awal ketika matahari perlahan tertutup bulan, lalu fase totalitas di mana matahari tertutup sepenuhnya dan korona matahari terlihat jelas. hingga fase akhir ketika ketika matahari kembali muncul.
Pada saat totalitas, suhu udara bisa menurun angin terasa lebih dingin, dan beberapa hewan bahkan menunjukkan perilaku seperti menjelang malam.
Meningkatnya pencarian tentang gerhana matahari total juga dipicu oleh faktor edukasi dan media social. Banyak konten edukatif foto, hingga video fenomena yang viral dan memicu rasa ingin tahu Masyarakat.
Foto dari gerhana matahari yang diambil oleh fotografer handal itu dapat dijual dengan harga yang sangat tinggi. Karena dinilai sebagai foto termahal sebab diambil dengan waktu singkat dan menunggu bertahun-tahun untuk mengambil foto gerhana matahari.
Tak heran jika setiap kali gerhana matahari total terjadi, antusiasme public selalu tinggi dan pencariannya melonjak tinggi.
Selain itu, sekolah dan institusi pendidikan sering memanfaatkan momen gerhana untuk mengajarkan ilmu astronomi secara langsung dan kontekstual.
Meski hal ini menarik, gerhana matahari tidak boleh diamati secara sembarangan. Melihat matahari secara langsung tanpa pelindung khusus dapat merusak mata.
Oleh karena itu, disarankan menggunakan kacamata khusus gerhana atau metode pengamatan tidak langsung seperti proyeksi bayangan.
Baca Juga: Bersihkan Make-up sebelum Tidur Jangan Dianggap Sekadar Ritual Rutin, Simak Manfaatnya
Dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap fenomena ini, gerhana matahari total menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi sains dan rasa kagum terhadap alam semesta.
Adanya gerhana ini menjadi pengalaman berharga yang menghubungkan manusia dengan keindahan kosmos.
NENSI
Editor : Imron Arlado