Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Benarkah Akan Terjadi Gerhana Matahari Total Tahun Depan? Fakta vs Isu

Imron Arlado • Senin, 19 Januari 2026 | 20:55 WIB

Benarkah Akan Terjadi Gerhana Matahari Total Tahun Depan? Fakta vs Isu.
Benarkah Akan Terjadi Gerhana Matahari Total Tahun Depan? Fakta vs Isu.
JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Belakangan ini beredar kabar mengenai akan terjadinya gerhana matahari total yang katanya akan terjadi tahun depan. Namun, informasi tersebut perlu diluruskan berdasarkan data resmi astronomi dari Lembaga terpercaya seperti NASA dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Apa Itu Gerhana Matahari Total?

Gerhana matahari terjadi Ketika bulan bergerak diantara matahari dan bumi, sehingga sinar matahari tertutup dari pandangan sebagian atau seluruh permukaan bumi. Ada beberapa jenis gerhana matahari, yaitu total, annular (cincin), parsial, dan hybrid.

Gerhana matahari total terjadi ketika bulan sepenuhnya menutupi matahari, menyebabkan langit menjadi gelap seperti senja disiang hari bagi pengamat yang berada dijalur totalitas.

Fakta: Gerhana Matahari Total Akan Terjadi pada 2 Agustus 2027

Benar, menurut data kalender astronomi internasional dan NASA, gerhana matahari total akan terjadi pada 2 Agustus 2027. Gerhana ini telah dijuluki oleh banyak astronom sebagai “Eclipse of the Century” (gerhana abad ini) karena memiliki beberapa karakteristik yang sangat Istimewa.

Fenomena ini akan menjadi sangat menarik karena lamanya fase totalitas — fase ketika Matahari sepenuhnya tertutup oleh Bulan — melebihi durasi pada gerhana total yang baru terjadi sebelumnya pada 8 April 2024.

Baca Juga: Kenapa Black Garlic Mulai Dilirik Banyak Orang? Ini Fakta dan Manfaatnya

Di Mana Gerhana Ini Akan Terlihat?

Jalur totalitas (wilayah yang akan mengalami gelap total di siang hari) tidak melintasi seluruh dunia, melainkan hanya negara-negara tertentu yang berada di bawah bayangan Bulan. Wilayah yang dilewati jalur totalitas gerhana 2 Agustus 2027 antara lain : Maroko, spanyol, aljazair, libya, mesir, arab saudi, yaman, somalia.

Indonesia tidak termasuk dalam jalur totalitas ini, sehingga masyarakat di Indonesia tidak akan dapat menyaksikan gerhana total secara langsung — hanya sebagai gerhana sebagian atau bahkan tidak terlihat sama sekali, tergantung lokasi.

Isu yang Sering Beredar vs Fakta Ilmiah

Isu: “Akan terjadi gerhana matahari total pada Agustus 2025 dan akan membuat bumi gelap selama enam menit.”

Tidak benar. Informasi ini adalah salah kaprah yang sering tersebar di media sosial. Menurut NASA dan BMKG, tidak ada gerhana matahari total yang terjadi pada tahun 2025.

Beberapa unggahan bahkan mengklaim fenomena itu akan membuat seluruh dunia gelap selama enam menit — sebuah interpretasi yang berlebihan. Fakta ilmiahnya adalah:

Isu: “Waktu totalitas 6 menit berarti bumi gelap total.”

Sebagian benar tapi disalahartikan. Durasi totalitas yang mencapai sekitar 6 menit 23 detik memang signifikan dan termasuk panjang untuk sebuah gerhana matahari total, tetapi peristiwa ini tidak membuat seluruh Bumi gelap. Hanya wilayah tepat di jalur totalitas yang mengalami kegelapan saat puncak gerhana.

Baca Juga: Kacabdindik Mojokerto Launching Buku Tahajud Ikhtiar Mudah Terwujud Karya Kepala SMAN 1 Puri

Mengapa Gerhana 2027 Istimewa?

Gerhana pada 2 Agustus 2027 dianggap istimewa karena:

CINDY

Editor : Imron Arlado
#gerhana matahari #Penyebab gerhana matahari #Mitos dan Fakta Gerhana Matahari Total #gerhana matahari 2027 #gerhana matahari total #penjelasannya bmkg tentang gerhana matahari