JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Black garlic atau bawang putih hitam semakin populer. Dengan kombinasi rasa unik dan beragam manfaatnya membuat pecinta kesehatan dan gaya hidup sehat tertarik.
Black garlic adalah bawang putih biasa yang diproses dengan pemasakan panas yang berkepanjangan dalam kondisi terkontrol dengan suhu sekitar 60-77 Celcius). Dimasak selama 30-90 hari bahkan lebih.
Bawang putih biasa berubah menjadi warna hitam pekat, rasanya yang mulanya tajam menjadi manis dan sedikit asam, dan teksturnya lebih kenyal dan lembut.
Fakta black garlic yang belum banyak diketahui:
- Kaya Antioksidan
Black garlic mempunyai antioksidan lebih tinggi dari bawang putih biasa, karena proses pematangan yang berbeda. Antioksidan bermanfaat melindungi tubuh dari kerusakan sel akibat radikal bebas.
- Bagus untuk Kesehatan Jantung
Mengkonsumsi black garlic bermanfaat menurunkan kadar kolesterol LDL, meningkatkan kolesterol HDL, dan mendukung kelancaran aliran darah. Jadi black garlic dapat membantu menurunkan risiko jantung.
Baca Juga: FK dan FKp UNAIR Gelar Skrining dan Penyuluhan TBC di Puskesmas Kemlagi Mojokerto
- Dapat Membantu Mengatur Gula Darah
Black garlic diperkirakan dapat dapat membantu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin. Sebaiknya diimbangi dengan pola makan sehat.
- Potensi Perlindungan Bagi Otak
Senyawa di dalam black garlic memiliki sifat anti inflamasi dan antioksidan yang dapat membantu melindungi otak dari stres oksidatif.
- Meningkatkan Sistem Imun
Black garlic dipercaya dapat membantu mengurangi peradangan dan memperkuat respons tubuh terhadap infeksi.
Baca Juga: Skincare Paketan vs Skincare Basic, Mana yang Lebih Tepat untuk Kesehatan Kulit?
Untuk mengonsumsi black garlic dapat dimakan langsung sebagai cemilan, dicampurkan ke salad, nasi, atau pasta, dan diolah di sup atau saus.
Jadi, banyak orang mengonsumsi bukan hanya sekadar tren, tapi karena manfaat bagi kesehatan secara menyeluruh.
LULUS
Editor : Imron Arlado