JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Yogurty seringkali diklaim sebagai menu wajib diet. Dengan tekstur lembut, rasanya segar dan sedikit asam, dan dianggap rendah kalori.
Tak heran, sebagian orang memasukkan yogurt sebagai cemilan, menu sarapan, hingga pengganti makanan penutup saat menjalani program diet. Namun, dibalik semua itu, masih banyak mitos seputar yogurt yang perlu diluruskan agar manfaatnya benar-benar optimal.
Yogurt adalah hasil fermentasi susu dengan bantuan bakteri baik seperti Lactobacillus dan Bifidobacterium yang menghasilkan tekstur kental dan rasa asam khas karena bakteri.
Inilah yang menghasilkan makanan yang mengandung protein, kalsium, serta probiotik yang baik untuk pencernaan. Dengan kombinasi ini, yogurt disarankan dalam pola makan sehat dan diet yang seimbang.
- Fakta Yogurt untuk Menu Diet
- Yogurt Membantu Rasa Kenyang Lebih Lama
Yogurt dengan jenis plain dan tinggi protein. Jadi dapat membantu menekan rasa lapar karena protein membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.
- Probiotik Mendukung Kesehatan Pencernaan
Bakteri baik dalam yogurt dapat menjaga keseimbangan mikrobiota usus. Pencernaan yang sehat sangat berperan penting dalam penyerapan nutrisi dan metabolisme tubuh, sehingga mendukung keberhasilan diet.
- Sumber Protein yang Baik untuk Diet
Yogurt terutama Greek yogurt mengandung protein yang tinggi dibanding yogurt biasa. Sehingga cocok dikonsumsi saat diet tanpa harus menambah porsi makan lebih banyak.
- Mendukung Pola Makan Rendah Kalori
Yogurt plain tanpa gula relatif rendah kalori dan dapat menjadi cemilan sehat untuk diet dibanding makanan manis dan gorengan.
Baca Juga: Ini Pesan Gus Barra kepada Tiga Kepala Dinas Baru Pemkab Mojokerto
- Mitos Yogurt untuk Menu Diet
- Semua Yogurt Baik untuk Diet
Tidak semua yogurt cocok untuk diet. Sebagian yogurt yang memiliki rasa buah dan yogurt minuman mengandung gula tambahan yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan akan menghambat penurunan berat badan.
- Yogurt Langsung Menurunkan Berat Badan
Yogurt bukanlah makanan ajaib untuk menurunkan berat badan. Faktanya penurunan berat badan tergantung dari asupan kalori, aktivitas fisik, dan pola makan secara teratur.
- Yogurt Bebas Lemak Selalu Baik
Yogurt dengan rendah lemak memang rendah kalori, tetapi beberapa yogurt menambahkan gula agar rasanya enak. Padahal yogurt dengan lemak sedang justru memberi rasa kenyang lebih lama.
- Semakin Banyak Yogurt, Diet Semakin Cepat Berhasil
Yogurt sebaiknya dikonsumsi dengan porsi wajar sebagai dari menu diet seimbang. Karena mengkonsumsi yogurt secara berlebihan dapat menambah asupan kalori.
LULUS
Editor : Imron Arlado