Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Quality Time Keluarga di Era Gadget, Masih Mungkin?

Imron Arlado • Rabu, 14 Januari 2026 | 16:51 WIB

Quality Time Di Era Gadget?
Quality Time Di Era Gadget?
JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, kehadiran gadget kini tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Mulai dari anak-anak hingga orang tua, hampir semua anggota keluarga memiliki dan menggunakan gawai masing-masing.

Kondisi ini memunculkan pertanyaan: apakah quality time keluarga masih mungkin terwujud di era serba digital?

Fenomena berkumpul bersama namun sibuk dengan layar ponsel menjadi pemandangan yang semakin umum. Saat makan bersama, misalnya, tidak sedikit anggota keluarga yang lebih fokus pada media sosial atau pesan singkat dibandingkan percakapan langsung.

Padahal quality time merupakan momen penting untuk membangun komunikasi, kedekatan emosional, serta rasa aman dalam keluarga. Psikolog keluarga menilai bahwa gadget bukan sepenuhnya musuh dalam hubungan keluarga. Masalh muncul ketika penggunaannya tidak terkontrol.

Ketergantungan pada gawai dapat mengurangi interaksi langsung, membuat anggota keluarga menjadi lebih individualistis, dan berpotensi menimbulkan jarak emosional, terutama antara orang tua dan anak.

Baca Juga: Ini Pesan Gus Barra kepada Tiga Kepala Dinas Baru Pemkab Mojokerto

Namun demikian, quality time keluarga tetap mungkin diwujudkan dengan kesadaran dan komitmen bersama. Salah satu langkah sederhana adalah menetapkan aturan penggunaan gadget dirumah, seperti waktu bebas gawai saat makan malam atau sebelum tidur.

Dengan cara ini, keluarga memiliki ruang untuk saling bercerita dan mendengarkan satu sama lain. Selain itu, aktivitas bersama tanpa gadget dapat menjadi alternatif yang efektif, seperti memasak, berolahraga ringan, atau sekedar berbicara santai.

Beberapa keluarga juga memanfaatkan teknologi secara positif, misalnya menonton film bersama atau melakukan panggilan video dengan anggota keluarga yang berjauhan. Peran orang tua sangat penting sebagai teladan, jika orang tua mampu membatasi penggunaan gadget dan lebih hadir secara emosional. Anak pun meniru kebiasaan tersebut.

Kunci utama quality time bukan pada lamanya waktu, melainkan pada kualitas interaksi yang terjalin. Di era gadget yang serba cepat ini, menjaga keharmonisan keluarga memang menjadi tantangan sendiri. Namun, dengan pengelolaan yang bijak, teknologi dan kebersamaan bukanlah dua hal yang saling meniadakan. Quality time keluarga tetap mungkin, asalkan ada niat untuk benar-benar hadir satu sama lain.

CINDY

Editor : Imron Arlado
#tips kurangi gadget #Berita Gadget 2026 #pentingnya quality time #Quality Time dengan Keluarga #quality time