Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Ini Pesan Gus Barra kepada Tiga Kepala Dinas Baru Pemkab Mojokerto

Khudori Aliandu • Rabu, 14 Januari 2026 | 11:06 WIB

FORMASI BARU: Bupati Muhammad Albarraa membacakan naskah pelantikan mutasi jabatan tiga kepala dinas di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).
FORMASI BARU: Bupati Muhammad Albarraa membacakan naskah pelantikan mutasi jabatan tiga kepala dinas di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).
Formasi Baru OPD, Ingatkan Inovasi dan Anti-KKN

KABUPATEN – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama hasil seleksi terbuka (selter) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto. Pelantikan digelar di Pendapa Graha Majatama Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).

Dalam momentum tersebut, Gus Barra-sapaan akrab Bupati Mojokerto-menekankan agar para pejabat yang baru dilantik bekerja cepat, inovatif, dan mampu menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Adapun tiga pejabat yang dilantik yakni Yuni Laili Faizah sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Amsar Azhari Siregar sebagai Kepala Dinas Pendidikan, serta Nalurita Priswiandini sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Sebelumnya, Yuni Laili Faizah menjabat Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Mojokerto, Amsar Azhari Siregar menjabat Camat Pungging, dan Nalurita Priswiandini menjabat Camat Puri.

"Saya berharap saudara-saudara yang dilantik dapat segera menyesuaikan diri. Bekerja cepat, bekerja tepat, dan bekerja dengan penuh dedikasi," ujar Gus Barra dalam pelantikan jilid III tersebut.

Menurutnya, tugas utama pejabat pemerintah adalah melayani masyarakat. Karena itu, para kepala dinas diminta menyusun langkah strategis serta mendorong inovasi pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

"Tunjukkan bahwa saudara memang layak dipercaya. Mari kita bersama-sama membangun Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil, dan makmur," tegasnya.

Gus Barra juga mengingatkan agar para kepala dinas menjadi teladan bagi seluruh jajaran. Kepemimpinan yang kolaboratif, komunikatif, dan berorientasi pada hasil harus dikedepankan. Ia menekankan pentingnya menghindari pola kerja sektoral dan memperkuat sinergi antarperangkat daerah.

MUTASI AWAL TAHUN: Tiga pejabat eselon II hasil seleksi terbuka mengucap ikrar sumpah saat pelantikan di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).
MUTASI AWAL TAHUN: Tiga pejabat eselon II hasil seleksi terbuka mengucap ikrar sumpah saat pelantikan di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).

"Saya juga mengingatkan agar saudara-saudara menjaga integritas dan profesionalisme. Jauhi praktik-praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme," tandasnya.

Lebih lanjut, Gus Barra berharap para pejabat baru mampu mengakselerasi program-program prioritas daerah yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan pembangunan.

Khusus kepada Kepala Dinas Pendidikan, Gus Barra menegaskan peran strategis dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Kabupaten Mojokerto yang unggul, berkarakter, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Peningkatan kualitas pendidikan, menurutnya, harus berjalan seiring dengan penguatan literasi serta pemerataan akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

"Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah. Di sinilah masa depan Mojokerto kita siapkan," ujar Gus Barra. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga dinilai memegang peran penting dalam membangun budaya literasi dan tata kelola arsip yang tertib. Pemerintah daerah didorong untuk terus menghadirkan ruang baca publik yang nyaman, inklusif, dan ramah bagi masyarakat.

MUTASI AWAL TAHUN: Suasana menjelang pelantikan tiga kepala OPD di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).
MUTASI AWAL TAHUN: Suasana menjelang pelantikan tiga kepala OPD di Pendapa GMT Pemkab Mojokerto, Rabu (14/1).

"Saya mendorong perpustakaan daerah, perpustakaan kecamatan, hingga pojok baca desa dikembangkan sebagai ruang publik yang modern, adaptif, dan relevan dengan generasi muda, tanpa meninggalkan nilai edukatif dan budaya lokal," jelasnya.

Adapun Kepala Dinas PUPR disebut Gus Barra memiliki peran yang sangat strategis dan vital dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan berkeadilan. Pembangunan jalan, irigasi, drainase, serta penataan ruang harus dilakukan dengan perencanaan matang, pengawasan ketat, dan berorientasi pada manfaat jangka panjang.

"Tunjukkan kinerja nyata, bukan sekadar laporan administratif. Jadikan inovasi sebagai budaya kerja dan manfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," pungkasnya. (ori/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#mutasi jabatan #mutasi kepala dinas #Pemkab Mojokerto #seleksi terbuka #mutasi pemkab