JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Mie Instan menjadi salah satu makanan favorit banyak orang karena praktis dan murah.
Dalam hitungan menit, mie instan sudah siap dihidangkan. Namun di balik kelezatannya, mie instan menyimpan kandungan yang perlu diwaspadai karena jika diabaikan akan berdampak buruk bagi kesehatan.
- Natrium (garam)
Sangat tinggi jika dikonsumsi secara berlebihan bisa melebihi batas harian WHO dalam satu porsinya. Memicu hipertensi, penyakit jantung dan gangguan ginjal.
- Lemak jenuh
Sangat tinggi terutama pada mie goreng, dapat meningkatkan kolestrol jahat (LDL) dan risiko penyakit kardiovaskular.
- MSG
Penyedap rasa yang memberikan rasa gurih pada makanan dan biasanya membuat banyak orang ketagihan.
- Bahan pengawet
Zat alami maupun buatan yang ditambahkan di dalam bumbu kecap sehingga dapat memperpanjang masa simpan dan menjaga kesegaran.
- Etilen oksida (ETO)
Senyawa kimia untuk sterilisasi atau Electro Techical Officer serta Engeinnering to Order. Ditemukan pada kasus tertentu (seperti indomie varian terbaru di Taiwan).
Cara mengonsumsi mie instan yang baik adalah dengan membatasi (maksimal 2X dalam seminggu) kemudian bisa ditambah nutrisi dengan protein seperti telur dan ayam, mengurangi bumbu dan tidak mengonsumsi mie sebelum tidur.
TISA
Editor : Imron Arlado