JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Selama ini masyarakat mengira jika nasi tidak bisa diganti dengan makanan lain. Faktanya, kini lebih banyak orang yang memilih ubi sebagai pengganti nasi sebagai alternatif sumber karbohidrat.
Hal ini muncul seiring meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan kebutuhan menjaga keseimbangan nutrisi.
Ubi jalar dikenal sebagai makanan tradisional yang mudah ditemukan di berbagai daerah Indonesia. Namun, kini posisinya naik kelas menjadi bagian dari menu sehat modern. Adapun kandungan gizi yang dimiliki oleh ubi jalar, yaitu:
- Serat tinggi yang membantu pencernaan dan membuat kenyang lebih lama.
- Vitamin A, C, dan B yang baik untuk daya tahan tubuh dan kesehatan kulit.
- Mineral penting seperti kalium, magnesium, dan mangan mendukung fungsi jantung dan metabolisme.
- Indeks glikemik lebih rendah dibanding nasi putih membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
- Kalori Lebih Rendah Ubi jalar memiliki sekitar 86 kalori/100g sedangkan nasi putih memiliki sekitar 130 kalori/100g
Di era sekarang, banyak masyarakat yang pandai dalam mengelola dan mengkreasikan masakan ubi jalar, sehingga mereka tidak bosan dengan rasa yang hanya itu itu saja.
Baca Juga: Terlalu Sering Mengonsumsi Seblak Bisa Sebabkan Gangguan Pencernaan dan Masalah Kesehatan Serius
Mereka dapat memasak sesuai dengan selera. Namun harus dipertimbangkan juga dalam menakarkan gula atau tambahan bumbu lainnya agar tidak merusak kandungan asli dari ubi jalar tersebut.
Banyak sekali manfaat yang didapat dari mengkonsumsi ubi jalar. Namun, Ahli gizi menyampaikan pesan bahwa sebaiknya ubi tidak sepenuhnya sebagai pengganti nasi.
Pola makan tetap harus seimbang dengan protein, lemak sehat, dan sayuran. Konsumsi berlebihan juga bisa meningkatkan kadar gula darah, terutama bagi penderita diabetes.
NENSI
Editor : Imron Arlado