Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Pulang Tahun Baruan, Tiga Pemuda asal Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko Jadi Korban Pengeroyokan

Martda Vadetya • Jumat, 2 Januari 2026 | 06:55 WIB
DILAPORKAN POLISI: Korban tampak dikeroyok sekelompok pemuda saat melintas di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (1/1) dini hari.
DILAPORKAN POLISI: Korban tampak dikeroyok sekelompok pemuda saat melintas di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (1/1) dini hari.

KOTA - Aksi pengeroyokan terjadi di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kamis (1/1) dini hari. Tiga pemuda yang tengah pulang dari malam tahun baruan dikeroyok sekelompok pemuda lain di tengah jalan. Meski tidak ada korban jiwa, namun korban mengalami luka-luka.

Belakangan diketahui, peristiwa ini dialami N, warga Desa Blimbingsari, Kecamatan Sooko, bersama kedua rekannya, A dan M. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 ini berawal saat korban yang berboncengan tiga melaju dari arah Rolak Songo menuju Kota Mojokerto.

Setiba di timur SMK Raden Patah, mereka dicegat sekelompok pemuda lain. Saat motor matik korban berhenti, kelompok pemuda mengenakan kaus hitam berjumlah lebih dari lima orang tersebut langsung menghajar N, A, dan M, hingga terjatuh dari motor. ”Tahunya itu setelah dengar ramai-ramai di depan (rumah) sini,” ujar Tirta Khoirul, warga setempat.

Dari rekaman CCTV (closed circuit television) warga, terlihat ketiga korban hanya bisa pasrah. Mereka bahkan sempat berteriak minta ampun.

Sementara kelompok pelaku terus menghujani korban dengan bogem mentah dan tendangan. ”Katanya mereka (kelompok korban dan pelaku) ini tidak saling kenal,” sebut perempuan 18 tahun ini.

 Warga yang masih terjaga langsung mendatangi lokasi dan melerai aksi pengeroyokan ini. Puas menghajar para korban, kelompok pelaku yang mengendarai dua motor itu kabur ke arah Rolak Songo. ”Yang (kelompok) baju hitam itu kondisinya lagi mabuk,” terang Tirta.

 Baca Juga: PAD Sektor Pariwisata Diduga Bocor, Gus Bupati Mojokerto Merasa Diakali Pengelola Wisata

Ketiga korban meninggalkan lokasi setelah dibantu sejumlah rekan mereka. N yang mengalami luka di bagian wajah dan punggung kini tengah dirawat di RSI Sakinah Mojokerto.

Meski begitu, belum diketahui pasti pemicu aksi pengeroyokan tersebut. Menurut Tirta, aksi pengeroyokan selepas malam pergantian tahun ini telah dilaporkan ke pihak berwajib. ”Sepertinya korban sudah laporan, barusan (kemarin, Red) juga ada polisi ke sini,” tukas dia.

Sementara itu, Kapolsek Magersari Kompol Amat menyebutkan, kejadian ini telah diawasi pihak kepolisian. ”Untuk laporan, sejauh ini belum ada yang masuk ke polsek. Bisa jadi lapornya langsung ke polres,” sebutnya. (vad/ris)

 

 

Editor : Imron Arlado
#smk raden patah #pengeroyokan #kecamatan sooko #rolak songo #Kota Mojokerto #rsi sakinah